Dishub Kota Pekalongan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Pada Siswa SMP

Aula Dinas Perhubungan dipenuhi murid-murid SMP dari beberapa sekolah yang ada di Kota Pekalongan.

Dishub Kota Pekalongan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Pada Siswa SMP
Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Rumingsih
Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Rumingsih, serahkan traffic cone sebagai simbol keselamatan berlalu lintas kepada murid SMP N 10 Kota Pekalongan usai sosialisasi keselamatan berlalu lintas di aula Dinas Perhubungan, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Aula Dinas Perhubungan dipenuhi murid-murid SMP dari beberapa sekolah yang ada di Kota Pekalongan.

Siswa tersebut datang ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Pekalongan untuk mengikuti sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Selain mendapatkan pengetahuan baru, yang diberikan oleh Dinas Perhubungan. Para siswa juga mendapat pengarahan dari jajaran Satlantas Polres Pekalongan Kota.

Usai mengikuti arahan para pembimbing, satu di antara siswa mengatakan, baru pertamakali mengikuti sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

"Ternyata banyak materi yang kami dapatkan dalam sosialisasi kali ini, kebanyakan para siswa SMP mengendarai sepeda motor untuk berangkat ke sekolah, padahal belum cukup umur dan belum mempunyai SIM dan hal tersebut ternyata dilarang," jelas Roby Rizal satu di antara siswa dari SMP N 10 Kota Pekalongan, Kamis (11/10/2018).

Roby menuturkan akan meneruskan apa yang sudah ia dapat dalam sosialisasi ke rekan-rekannya di sekolah.

"Benar juga yang dikatakan oleh pembimbing dalam acara, tentang bahaya mengendarai sepeda motor, apalagi jika pengendaranya belum cukup umur, karena kecelakaan bisa terjadi kapan saja," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinhub, Slamet Prihantono menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan cara agar para pelajar paham tentang keselamatan lalu lintas, rambu lalu lintas dan sarana prasarana lalu lintas.

"Sosialisasi ini, untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, dan kami berharap pihak sekolah kedepannya bisa membentuk pelajar pelopor keselamatan sekolah," terangnya.

Adapun Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, membenarkan banyaknya pelajar SMP yang memakai sepeda motor padahal belum cukup umur. Sehingga perlu diberikan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Dari sosialisasi ini mereka diharapkan, bisa menularkan ke teman-teman lainnya," ujarnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help