Kuliner Semarang - Di Makuta Jamu Kafe, Jamu Disulap Jadi Es Krim, Lezat dan Tetap Sehat

Masuk ke dalam Makuta Jamu Cafe pengunjung langsung disambut dengan bau khas wangi rempah dan jamu

Kuliner Semarang - Di Makuta Jamu Kafe, Jamu Disulap Jadi Es Krim, Lezat dan Tetap Sehat
Audita Widya Pinasthika
Sajian teh alang-alang madu dan es krim alang-alang selasih di Makuta Jamu Cafe. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mencicipi es krim dengan varian rasa buah tentunya sudah tidak asing lagi. Tapi bagaimana jika es krim disajikan dengan variasi rasa jamu?

Makuta Jamu Cafe mengolah Jamu menjadi inovasi yang bisa dinikmati menjadi olahan inovasi kreatif salah satunya yaitu Es Krim Jamu.

Masuk ke dalam Makuta Jamu Cafe pengunjung langsung disambut dengan bau khas wangi rempah dan jamu.

Cafe yang tepatnya terletak di Jalan Gang Pinggir no. 38, Kranggan, Semarang ini menyajikan berbagai menu olahan inovasi kreatif yang berasal dari bahan dasar jamu.

Makuta Jamu Cafe merupakan kafe dengan konsep kafe unik yang menawarkan sajian menu yang berbahan dasar jamu di Jalan Gang Pinggir no. 38, Kranggan, Kota Semarang
Makuta Jamu Cafe merupakan kafe dengan konsep kafe unik yang menawarkan sajian menu yang berbahan dasar jamu di Jalan Gang Pinggir no. 38, Kranggan, Kota Semarang (Audita Widya Pinasthika)

“Ceritanya kami itu ingin menyelamatkan jamu, kalau mau dibuat modern istilahnya zaman now. kalau tidak jamu itu akan punah, makin lama tidak dikenal oleh anak-anak muda. terus kita perbarui, saya tukar pikiran dengan anak saya. ini kan juga keturunan dari Nyonya Meneer, kalau saya itu cucu, kalau anak saya buyut. Kita mengenal jamu sudah lama, kalau tidak diperbarui anak muda tidak mau minum jamu. akhirnya kita coba riset, macam-macam, akhirnya es krim ini, bisa diterima.” jelas Seno Budiono, pemiliki Makuta Jamu Cafe, hari Rabu (10/10/18).

Nama Makuta sendiri berasal dari nama jamunya sendiri yang bernama Makuta Rama.

Terdapat 7 (tujuh) rasa varian es krim Jamu yang disajikan yaitu Vanilla, Kunir Asem, Moringa & Green Tea, STMJ, Temulawak Soda, Alang-Alang Selasih, dan Beras Kencur.

Walaupun disajikan dengan bentuk es krim, rasa khas jamu masih tetap terasa di sajian ice cream dan sekaligus dapat dinikmati dengan sajian dingin.

Es Krim Jamu Alang - Alang Selasih di Makuta Jamu Cafe, Kranggan, Kota Semarang.
Es Krim Jamu Alang - Alang Selasih di Makuta Jamu Cafe, Kranggan, Kota Semarang. (Audita Widya Pinasthika)

Es krim diproduksi dengan susu, telur, beserta rempah-rempah asli dan tida mengandung pewarna buatan atau pengawet.

Jamu tentunya juga memiliki manfaat yang baik untuk tubuh yaitu seperti Moringa, superfood yang mengandung vitamiin, mineral dan antioksidan, alang-alang untuk menyejukkan badan, dan beras kencur untuk meredakan batuk, mencegah jerawat dan rasa lain yang dapat menyegarkan tubuh.

Cafe ini didesain dengan perpaduan jaman dahulu dan modern menciptakan suasana yang nyaman dan sekaligus aesthetic. Cafe yang baru dibuka pada tanggal 27 Juli 2018 ini juga menawarkan berbagai sajian menu lain yaitu minuman jamu asli, Jamu Latte, Jamu Frappe, Parfait, Silky Pudding, Teh dan tentu saja Es Krim Jamu.

Selain Es Krim Jamu, menu kreatif dan unik lainnya yaitu silky pudding yang merupakan sajian pudding lembut dengan berbagai rasa jamu yaitu beras kencur, moringa, kunir asem dan lainnya. Dan juga inovasi baru lain yaitu minuman jamu dingin yang disajikan di dalam botol tumblr dengan rasa seperti lemon grass (serei) dan beras kencur.

Sajian teh alang-alang madu dan es krim alang-alang selasih di Makuta Jamu Cafe.
Sajian teh alang-alang madu dan es krim alang-alang selasih di Makuta Jamu Cafe. (Audita Widya Pinasthika)

“Harus langsung diminum ya, harus ditaruh kulkas. Paling bertahan lamanya cuma satu hari ya, dan harus dimasukan ke kulkas, nggak bisa diluar ya. Karena kita nggak ada pengawetnya.” kata Seno.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek mulai dari Rp 7000 hingga Rp 30.000 pengunjung sudah bisa menikmati sajian yang ditawarkan di Makuta Jamu Cafe ini.

Cafe yang buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB ini tak pernah sepi pengunjung, khususnya pada di hari weekend (Jumat-Minggu). Tak hanya anak muda saja yang bisa nongkrong di cafe ini, orangtua pun juga bisa sambil menikmati sajian yang ditawarkan. (Audita/Magang Undip)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help