Muncul Spanduk Larangan Sedekah Laut Karena Bisa Sebabkan Tsunami di Cilacap

Banner itu mempermasalahkan tradisi Larung Sesaji atau Sedekah Laut yang akan digelar.

Muncul Spanduk Larangan Sedekah Laut Karena Bisa Sebabkan Tsunami di Cilacap
tribunjateng/dini
Ratusan warga antusias mengikuti gelaran pesta laut atau sedekah laut yang diadakan nelayan di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Jumat (29/9/2017). 

Taufiq mengatakan, pihaknya masih menunggu respon FUI terkait saran Kesbangpol ini.

Jika sampai hari pelaksanaan tradisi larung sesaji tidak ada respon, pihaknya meminta Satpol PP untuk menurunkan banner-banner itu secara paksa.

Pihaknya pun siap membantu Satpol PP untuk menurunkan banner-banner itu agar tak memicu perpecahan.

"Itu dipertontonkan secara terbuka. Jadi tidak ada dialog dulu, langsung pasang. Sehingga ada reaksi dari teman-teman nelayan,"katanya

Di antara pesan banner itu yakni, "Jangan Larung Sesaji karena Bisa Tsunami"

"Sedekah karena Selain Allah Mengundang Azab Looh"

"Buatlah Program Wisata yang Allah tidak Murka"

"Rika Sing Gawe Dosa Aku Melu Cilaka"

Taufiq menilai, ajakan dengan cara semacam itu justru bisa memicu perpecahan umat.

Ia berharap pandakwah di balik pemasangan banner itu bisa menggunakan cara dakwah lain yang bisa lebih diterima masayarakat.

Model dakwah untuk masyarakat yang masih kental dengan tradisi lokal bisa mengacu cara dakwah Walisongo yang sangat menghargai kearifan lokal. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved