Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat 200 Juta Rupiah, Wali Kota Semarang, Hendi : Itu Keren Lho

“Itu keren lho menurut saya idenya. Pelaporan dengan penghargaan itu, hal positifnya,"

Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat 200 Juta Rupiah, Wali Kota Semarang, Hendi : Itu Keren Lho
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat ditemui di kantornya, Balai Kota Semarang, hari ini, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengomentari Peraturan Pemerintah terkait pemberian penghargaan dalam bentuk piagam dan premi yang besarannya mencapai Rp 200 juta kepada masyarakat yang melaporkan kasus korupsi.

Hal itu tertuang dalam PP Nomor 43 Tahun 2018.

Tentunya, penghargaan yang diberikan itu berdasarkan berbagai ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Itu keren lho menurut saya idenya. Pelaporan dengan penghargaan itu, hal positifnya adalah yang katanya bisa membuka peluang kerja baru karena orang menjadi berlomba-lomba untuk melaporkan,” ujar Hendi kepada Tribunjateng.com, hari ini, Kamis (11/10/2018) di Balai Kota Semarang.

“Namun, sebenarnya, dari sisi apapun, para penyelenggara negara atau siapapun memang seharusnya itu nggak boleh korupsi. Jadi mau dilaporkan, mau kena operasi tangkap tangan, mau diselidiki karena bersalah ya kalau dia punya niat korupsi itu sudah keliru,” imbuhnya.

Sebagai informasi, PP tersebut diteken oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 18 September 2018 lalu.

Hendi berharap hal tersebut menjadi salah satu langkah dari Pemerintah Pusat untuk memberikan warning kepada siapapun agar tidak melakukan korupsi yang berdampak pada kerugian negara. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help