Sistem OSS Mulai Diterapkan di Boyolali

Penerapan sistem perizinan terintegrasi atau satu pintu secara elektronik atau Online Single Submission kini mulai diterapkan di Boyolali.

Sistem OSS Mulai Diterapkan di Boyolali
ISTIMEWA
Penerapan sistem perizinan terintegrasi atau satu pintu secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) kini mulai diterapkan di Kabupaten Boyolali. 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Penerapan sistem perizinan terintegrasi atau satu pintu secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) kini mulai diterapkan di Kabupaten Boyolali.

Kebijakan perijinan ini mau tidak mau dilaksanakan dan harus dipatuhi oleh investor atau pengusaha di Boyolali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), El Rusdijanti saat menghadiri Workshop Investasi Sosialisasi Online Single Submission (OSS) dan Bimtek LKPM Online Kab Boyolali Tahun 2018, yang diselenggarakan di Aula DPMPTSP Kabupaten Boyolali pada Kamis (11/10).

"Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk melaksanakan amanah Presiden tentang percepatan perijinan untuk pengusaha. Bukan karena tidak tahu, akan tetapi ini merupakan sesuatu yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Sugiyanto mengatakan bahwa sistem OSS ini merupakan salah satu wujud peningkatan pelayanan yang lebih kepada masyarakat terutama pengusaha yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Boyolali. Pelayanan yang cepat dan menyenangkan ini juga sesuai dengan salah satu visi misi Bupati Boyolali yang Pro Investasi.

“Salah satu komponen dalam rangka untuk menghadirkan investasi yg cukup besar perlu ada banyak hal yg diaakukan salah satunya yakni regulasi,” ujarnya.

Sugiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada investor maupun pelaku dunia usaha yang telah ikut berpartisipasi dalam pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Boyolali. karena dengan adanya banyak pengusaha yang membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

“Sehingga tidak heran di Kabupaten Boyolali dengan adanya perkembangan investasi ini makan pertumbuhan atau kesejahteraan masyarakat juga turut berkembang dan lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, disosialisasikan PP nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Terintegritas Secara Elektronik (OSS) yang disampaikan Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Prinsip dasar pelaksanaan sistem OSS antara lain terstandarisasi, terintegrasi, kemudahan akses, dan pengawasan oelh profesi bersertifikat dan juga pihak terkait,” ungkap Kepala Bidang Perbaikan Iklim Investasi, Marianto.(*)

Tags
Boyolali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help