Tragisnya Sepak Bola Singapura, Klub asal Jepang Menguasai Kompetisi Mereka Sejak 2016

Albirex Niigata sangat mungkin menjuarainya dan musim ini kembali mendapatkan treble winners.

Tragisnya Sepak Bola Singapura, Klub asal Jepang Menguasai Kompetisi Mereka Sejak 2016
facebook.com/SingaporePremierLeague
Selebrasi Albirex Niigata saat menerima trofi juara Singapore Premier League 2018 di Stadion Jalan Besar pada 8 Oktober 2018. 

TRIBUNJATENG.COM - Klub asal Jepang yang ikut berkompetisi di Liga Singapura atau Singapore Premier League, Albirex Niigata kembali menjadi juara.

Liga Singapura 2018 dengan nama baru Singapore Premier League, kembali dikuasai Albirex Niigata.

Klub asing yang berkompetisi di Negeri Singa ini untuk kali ketiga secara beruntun menjadi yang terbaik pada Liga Singapura.

Baca: Pebulu Tangkis Peringkat 1 Dunia Ini Terlibat Skandal di Tempat Karaoke dan Berkencan di Asramanya

Albirex Niigata bahkan pada musim 2018 menjuarai Liga Singapura dengan selisih poin sampai 23 di atas Tampines Rovers, sang runner-up.

Selain itu, klub ini juga menjuarai Piala Singapura 2018.

Bahkan pada 2016 dan 2017, Albirex Niigata bahkan selalu merebut treble yaitu menjuarai Liga Singapura, Piala Singapura, serta Piala Liga Singapura.

Baca: Timnas Indonesia Tak Ramah dengan Pelatih Lokal? Ini Daftar Pelatih Timnas Selama 10 Tahun Terakhir

Khusus Piala Liga Singapura, ajang ini tak lagi ada sejak 2018.

Jika masih ada, Albirex Niigata sangat mungkin menjuarainya dan musim ini kembali mendapatkan treble winners.

Baca: Begini Cara Klub Liga Inggris Chelsea Tangani Para Suporter Rasis

Tak hanya level tim, Albirex Niigata juga selalu menempatkan satu pemain mereka sebagai top scorer Liga Singapura dua musim terakhir.

Pada 2017, Tsubasa Sano mencetak 26 gol untuk menjadi pemain paling subur.

Lalu musim 2018, Shuhei Hoshino menjadi pemain paling subur walau hanya mencetak 19 gol.

Baca: Harga Rumah Subsidi Bakal Naik 10 Persen Tahun 2019, Kementerian PUPR Tengah Menggodok Formulanya

Uniknya, sejak Albirex Niigata mencetak tiga kali hasil jadi juara, posisi kedua selalu diisi Tampines Rovers.

Klub asal Singapura dengan julukan The Stags ini berstatus runner-up sejak musim 2015, setelah terakhir menjuarai Liga Singapura pada 2013.

Baca: Begini Penjelasan Fisioterapis PSIS Semarang Terkait Cedera Patah Tulang Haudi Abdillah

Singapore Premier League 2018 diikuti Sembilan klub dan dua di antaranya adalah kontestan asing.

Selain Albirex Niigata asal Jepang, ada DPMM FC dari Brunei yang sanggup finis pada posisi tiga klasemen akhir musim ini. (*)

Editor: suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help