Wakil Gubernur Jateng Terima Siswa Pertukaran Pelajar Jerman dengan SMA 5 Semarang

Gus Yasin ingin penjajakan kerja sama program pertukaran pelajar ini terus berlanjut.

Wakil Gubernur Jateng Terima Siswa Pertukaran Pelajar Jerman dengan SMA 5 Semarang
Istimewa
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menerima kunjungan Heinrich Heine Gymnasium, Hamburg, Jerman, dan SMA Negeri 5 Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Heinrich Heine Gymnasium, Hamburg, Jerman menjajaki kerja sama program pertukaran pelajar dengan SMA Negeri 5 Semarang.

Sepuluh siswa Heinrich Heine Gymnasium akan belajar selama sebulan di SMA Negeri 5 Semarang.

Sementara itu, 19 siswa SMA Negeri 5 Semarang menempuh studi di Heinrich Heine Gymnasium mulai 21 September hingga 13 Oktober.

Vice Principal Heinrich Heine Gymnasium, Hamburg, Katrin Dause mengatakan, akan ada banyak hal yang nantinya akab didapatkan oleh para siswa dari dua negara dalam pertukaran pelajar ini.

"Tidak hanya perbedaan budaya yang sangat kaya yang dimiliki Indonesia dan teknologi yang kita punya di Jerman, tapi saya yakin anak-anak juga akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa dari keluarga-keluarga singgah yang akan mereka tinggali selama hampir satu bulan di Jerman dan tiga minggu di Indonesia," kata Katrin Dause, saat beramah-tamah dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur, Kamis (11/10/2018).

Baca: VIDEO : Aliansi Buruh Gelar Demo di Depan Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah

Katrin mengatakan, pengalaman pertukaran pelajar antara sekolah di Jerman dengan sekolah di Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa ikatan luar biasa telah terbangun antara siswa Indonesia dengan keluarga singgah di Jerman.

Sehingga ada beberapa siswa dari Indonesia yang kembali bersekolah di Jerman dan mendapatkan sponsor dari keluarga-keluarga singgah.

"Untuk sekolah kami, ini adalah kesempatan pertama. Karena empat kesempatan sebelumnya untuk sekolah lain. Kami berharap program ini terus berlanjut dan kami dapat terus mengirimkan murid-murid kami ke Indonesia," harapnya.

Senada, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Semarang, Titi Priyatiningsih menegaskan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, para pelajar harus dibekali dengan pengetahuan global, tanpa meninggalkan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help