11 Warga Batang Korban Gempa Tsunami Palu Kembali ke Kampung Halamannya

Adapun 11 orang asal Kecamatan Reban, datang dengan keadaan selamat dan langsung disambut.

11 Warga Batang Korban Gempa Tsunami Palu Kembali ke Kampung Halamannya
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
11 warga Batang korban gempa tsunami Palu, Donggola saat sampai di Halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Jumat (12/10/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Belasan orang turun dari mini bus, rombongan tersebut merupakan warga Kabupaten Batang yang menjadi korban gempa tsunami Palu, Donggala.

Adapun 11 orang asal Kecamatan Reban, datang dengan keadaan selamat dan langsung disambut jajaran Pemkab Batang.

Sekitar pukul 03.30 WIB, rombongan sampai di Rumah Dinas Bupati Batang, meraka nampak lesu usai menempuh perjalanan dari Palu menuju Jakarta melalui jalur udara, kemudian menuju Batang via darat.

Judi (36) satu di antaranya, warga Desa Sukomangli, Kecamatan Reban.

Pria 36 tahun tersebut selama lima bulan mengadu nasib di Palu dan meninggalkan dua anak dan istrinya.

Baca: Hingga Kini Sudah 24 Warga Batang Korban Gempa dan Tsunami Palu Berhasil Dipulangkan

Judi tak menyangka tempat ia mengadu nasib digunjang gempa dan tsunami begitu dahsyat, hingga pemukiman warga porak-poranda.

"Waktu kejadian bumi seperti digunjang, saya bersama rekan-rekan langsung lari keluar dari gedung tempat kami bekerja. Sekitar 30 menit kami lari naik ke atas bukit," jelasnya saat ditemui Tribunjateng.com, di Rumah Dinas Bupati Batang, Jumat (12/10/2018).

Mata ayah dua anak tersebut berkaca-kaca seolah tak bisa menyembunyikan trauma akan gempa tsunami yang ia alami, saat menceritakan mencekamnya situasi di lokasi saat guncangan dahsyat memporak-porandakan bangunan di Palu.

"Saat menyelamatkan diri, saya selalu mengumandangkan takbir, karena saya sudah pasrah dan hanya bisa pasrah," paparnya.

Seolah terbawa suasana, Judi menuturkan melihat orang tertimpa bangunan dan meninggalkan di tempat tanpa sempat meminta tolong.

"Mau menolong juga bagaiman, karena saya juga lari kencang menyelamatkan diri, miris kalau mengingat peristiwa itu, waktu itu yang ada di benak saya, hanya keluarga di rumah," tambahnya.

Adapun Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Sri Purwaningsih, yang mendampingi belasan korban gempa tsunami tersebut menuturkan. Pekal lalu 13 warga Batang telah dibawa pulang, dan kini 11 orang lainya berhasil dipulangkan.

"Total ada 31 warga Batang yang ada di Palu, yang dinyatakan selamat ada 28 orang, karena 1 meninggal dunia, dan 2 belum diketemukan," imbuhnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved