Semarang Jawellery Expo 2018 Ada Diskon Sampai 50 persen

Semarang Jawellery Expo kembali digelar, kali ini berlokasi di Atrium Mall Ciputra Semarang.

Semarang Jawellery Expo 2018 Ada Diskon Sampai 50 persen
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Suasana Semarang Jawellery Expo 2018 di salah satu stand yaitu Honey Gold and Jawellery. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Semarang Jawellery Expo kembali digelar, kali ini berlokasi di Atrium Mal Ciputra Semarang.

Berlangsung mulai tanggal 11-21 Oktober 2018 event yang diadakan untuk ke 19 kalinya ini banyak menawarkan promo menarik.

Event ini juga dimeriahkan oleh beberapa toko perhiasan ternama di antaranya seperti Honey Gold and Jewellery, Mulia Jewelley, Alexandra Deborah, Monica Jewellery, A.G (Alexandrite Gemstone) Jewellery, dan Diamond World Jewellery.

Koordinator Semarang Jewellery Expo 2018, Irene Ie mengatakan semakin lama masyarakat dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini, mereka tetap menginginkan barang yang bagus namun dengan harga terjangkau.

Maka dari itu dari tahun ke tahun pihaknya mengikuti perkembangan zaman, dan selalu mencoba memberikan model-model yang terlihat besar tapi dengan harga terjangkau.

"Promo yang kami adakan seperti diskon 50% kemudian ada tambahan 10% bagi pengguna kartu kredit Mandiri. Selain itu masih ada tambahan cicilan 0% untuk 6-12 bulan, hadiah langsung bagi mereka dalam pembelian tertentu mendapat emas logam mulia 24 karat," ungkap Irene Ie, pada Tribunjateng.com, Sabtu (13/10/2018).

Baca: 6 Bulan Setelah Cerai dengan Ahok, Ini Kabar Terbaru Veronica Tan

Selain itu menurut Irene event ini juga dimeriahkan oleh Autumn Festival yaitu bazar fashion dan lifestyle.

Terkait target pihaknya tidak mematok berapa karena paling penting adalah customer berkenan untuk kembali lagi ketika event ini diadakan.

"Harapannya semoga kedepan tetap bergairah meski sedang mengalami pelemahan nilai tukar rupiah, tapi harga tidak berpengaruh dan tidak ada kenaikan harga. Terkait penjualan khususnya di Honey Gold and Jawellery yang paling banyak diminati yaitu cincin dan pembeli didominasi wanita," ujarnya.

Masih pada kesempatan yang sama Owner Monica Jewellery, Wirawan menjelaskan mengenai dampak dari pelemahan nilai tukar rupiah untuk saat ini belum berpengaruh dan tidak ada kenaikan harga.

"Kami menargetkan ada peningkatan sekitar 10%-20% dari tahun lalu dan produk yang paling laku khusus di Monica Jawellery yaitu cincin, dengan mayoritas pembeli 80% adalah wanita dan 20% laki-laki," tutur Wirawan.

Wirawan berharap dengan adanya event ini bisa mengedukasi para customer bahwa di Semarang sudah ada pemain-pemain Jawellery yang terkenal, baik dari segi harga, kualitas, dan model internasional.

"Customer khususnya area Semarang dan sekitarnya tidak perlu lagi repot-repot membeli permata sampai harus ke luar negeri. Karena di Semarang sudah tersedia dengan kualitas terjamin dan tentu masalah harga lebih terjangkau," imbuhnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved