Upacara Sedekah Laut Dirusak Orang, Panitia Bagikan Nasi Gurih ke Pengunjung

Kapolres belum bersedia memberi keterangan soal jati diri sembilan orang yang tengah diperiksa itu, termasuk apakah mereka tergabung

Upacara Sedekah Laut Dirusak Orang, Panitia Bagikan Nasi Gurih ke Pengunjung
TRIBUNJOGJA
Pantai Selatan 

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Ritual sedekah laut di Pantai Baru, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang sedianya dilakukan pada Sabtu (13/10), batal dilakukan setelah lokasi acara diobrak-abrik sejumlah orang tak dikenal.

Polisi memeriksa sembilan orang yang diduga mengetahui kejadian itu.

Meski batal, masyarakat di Pantai baru tetap membagi-bagikan nasi gurih yang diwadahi takir (tempat makanan dari daun) kepada pengunjung Pantai Baru.

Seorang warga Pantai Baru, Tuwuh (48), mengatakan masyarakat telah menyiapkan ratusan takir nasi gurih untuk acara sedekah laut ini.

"Daripada mubazir, dibagi-bagikan saja ke pengunjung di sini," jelas Tuwuh. Beberapa orang berkeliling di kawasan Pantai Baru membagi-bagikan nasi gurih. Para pedagang yang berada di kawasan tersebut juga turut mendapat bagian.

"Ada sekitar 700 nasi gurih, semuanya dibagikan," tuturnya. Nasi gurih ini disiapkan oleh ibu-ibu warga Pantai Baru.

Menurut Tuwuh, persiapan sedekah laut telah dilakukan sejak 15 hari lalu. "Ini setiap tahun ada, dan ini mau dibikin besar. Dananya sekitar Rp 50 juta, swadaya dari berbagai kelompok," kata Tuwuh.

Menurut Tuwuh pelaku perusakan datang ke lokasi sekira pukul 23.30, Jumat. Mereka datang menumpang dua mobil, satu ambulans, dan sejumlah motor.

"Itu (meja, kursi, dan lalin-lain) kan baru ditata namun kemudian diobrak-abrik. Ada meja kaca yang pecah," terangnya.

Kejadian tersebut, katanya, berlangsung kurang lebih seperempat jam. Tuwuh mengaku dirinya sempat ketakutan.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved