Wakil Bupati Boyolali Buka TMMD Tahap III di Desa Kadipaten, Andong

Gelaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali diselenggarakan pemerintah.

Wakil Bupati Boyolali Buka TMMD Tahap III di Desa Kadipaten, Andong
ISTIMEWA
TMMD Tahap III Kadipaten Boyolali 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Gelaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali diselenggarakan pemerintah.

TMMD tahap III di tahun 2018 kembali ini digelar secara resmi yang dimulai pada Senin (15/10) dengan upacara pembukaan.

Untuk wilayah Kodim 0724/Boyolali TMMD Sengkuyung dicanangkan di Desa Kadipaten; Kecamatan Andong. Dalam upacara pembukaan di lapangan Desa setempat dengan inspektur upacara, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat.

Dalam amanatnya, Wabup Said membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah yang mengatakan bahwa TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi dessa.

Berbagai pembangunan sarana dan prasarana perdesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh warga desa.

 “Begitu pun upaya pemberdayaan, telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan,” jelas Wabup Said.

Pihaknya mengajak bersama-sama bareng bareng lan keroyokan mbangun desa agar maju dan sejahtera.

Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya, terlebih pada Tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencapai kinerja tertinggi dalam penurunan kemiskinan.

 “Karena itu, TMMD kita dorong menjadi salah satu cara mendukung penurunan kemiskinan di Jateng. Tentu ini bergerak simultan, sinergis dan selalu terintegrasi dengan program yang sedang dan akan dilakukan melalui Dana Desa maupun kegiatan pembangunan desa lainnya,” terang Wabup Said.

Dalam TMMD dengan sasaran fisik betonisasi jalan sepanjang 1.045 meter, lebar empat meter, tebal 12 sentimeter.

Jalan yang menghubungkan Desa Kadipaten di Kecamatan Andong bagian utara dengan Desa Klewor; Kecamatan Kemusu bagian selatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp 441.869.000. Jumlah tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 130 juta dan APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 266.673.000 dan swadaya masyarakat sebesar Rp 45.196.000.

Selain betonisasi jalan, anggaran tersebut dipergunakan untuk kegiatan fisik lainnya yakni rehab rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit.

Sementara kegiatan fisik juga dilaksanakan kegiatan non fisik dengan kegiatan penyuluhan selama tiga kali dengan berbagai materi dari instasnis/OPD terkait.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved