Cegah Stunting, 21 Puskesmas Se-Jepara Buka Kelas Ibu Hamil

Stunting (kurang gizi kronis) bisa dicegah dengan mengonsumsi makanan dan buah dengan cukup.

Cegah Stunting, 21 Puskesmas Se-Jepara Buka Kelas Ibu Hamil
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Kabid Kesmas Dinkes Jepara, Adi Bintoro (kiri) saat membuka acara Forum Germas, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Stunting (kurang gizi kronis) bisa dicegah dengan mengonsumsi makanan dan buah dengan cukup.

Selain itu, pola hidup sehat juga menjadi cara yang efektif untuk mencegahnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Kesmas Dinkes Jepara, Adi Bintoro.

"Ada 21 Puskesmas di Jepara. Satu di Karimun Jawa. Setiap puskesmas masing-masing memiliki kelas ibu hamil," tutur Adi Bintoro kepada Tribunjateng.com, Selasa (16/10/2018).

Dalam kelas tersebut para ibu hamil dibekali ilmu terkait perilaku sehat.

Sebelum, saat, dan setelah hamil harus menjadi hal yang diperhatikan oleh ibu hamil.

"Memplaning kehamilan juga merupakan hal penting, jangan sampai masuk dalam usia dengan resiko tinggi.

Usia resiko tinggi yakni 35 tahun ke atas," imbuh penjelasan Adi Bintoro.

Selain itu usia menikah juga menjadi hal yang penting. Untuk perempuan usia minimal untuk menikah yaitu 18 tahun dan laki-laki 21 tahun.

"Umur tersebut diatur terkait masa-masa bagus sel telur berproduksi dan kematangan secara emosi," imbuh Adi.

Perencanaan kehamilan mulai sebelum menikah juga harus diperhatikan. Perencanaan ini juga menjadi hal yang harus diperhatikan.

Apa saja yang kegiatan kelas hamil? Berikut ini jenis kegiatannya: penjelasan tentang makanan sehat yang harus dikonsumsi, senam ibu hamil, pemeriksaan kesehatan rutin ibu hamil, dan lainnya.

Usai melahirkan, perilaku hidup sehat juga harus selalu dilakukan.

"Saat sudah melahirkan, ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit menular, satu di antaranya yakni dengan melakukan imunisasi," jelas Adi.

Di setiap Puskesmas juga telah melakukan kunjungan ke rumah para masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya hidup sehat serta melakukan pengecekan perilaku hidup sehat. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved