Airport Corner

Airportcorner: Tanah Perengan di Sekitar Area Parkir Bandara Tergerus Hujan

Hujan yang turun pada Senin (15/10) malam, menyebabkan tanah perengan di sekitar area parkir Terminal Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, tergerus.

Airportcorner: Tanah Perengan di Sekitar Area Parkir Bandara Tergerus Hujan
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Tanah di sekitar Area Parkir Bandara Ahmad Yani Tergerus 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Hujan yang turun pada Senin (15/10) malam, menyebabkan tanah perengan di sekitar area parkir Terminal Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, tergerus.

Pantauan Tribun Jateng, tanah perengan yang terkikis berada di sisi kanan jalan maupun sisi muka Terminal Bandara.
Terlihat area tersebut belum dilengkapi talud untuk menahan pergerakan tanah. Hal ini menyebabkan tanah perengan di area parkir berlubang hingga tampak pondasi beton.

" Harusnya di sini ada talud untuk menahan tanah kalau musim hujan," ujar pengguna jasa Bandara, Sukmono (58), Selasa (16/10).
Sukmono mengatakan, kondisi tanah tersebut dinilainya sangat membahayakan. Dirinya menilai jika terjadi longsor maka pondasi beton sekitar area parkir menjadi ambles.

"Kalau ambles kan bisa menghambat arus di area parkir, dan membahayakan aktivitas di area tersebut," tutur dia.

Ia berharap PT Angkasa Pura I dapat segera memperhatikan kondisi tersebut. Tanah perengan tersebut dapat diberikan talud.

Secretary Project Bandara Ahmad Yani, Jon Hendri mengatakan, kondisi tanah dianggap masih aman untuk digunakan. Tanah tersebut rencananya baru akan dirapikan sudah turun hujan namun tergerus.

"Nanti kami minta untuk dirapikan," ujar dia.

Rencananya, kata dia, lereng tersebut akan ditanami rumput. Namun, pihaknya berencana akan memperkeras kembali tanah perengan yang tergerus air. "Nanti pemadatan dioptimalkan saat tidak hujan," kata dia.

Ia menuturkan, akan mengupayakan upaya lain agar tidak terjadi longsor. Pihaknya meminta agar kontraktor segera memperbaiki tanah tersebut.

Terpisah, PTS General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Cecep Marga Sonjaya, mengungkapkan, itu masih dalam proses pembangunan. Pengikisan tersebut diakibatkan hujan.

"Saat ini masih dalam pengerjaan proyek. Tanah tersebut peruntukannya untuk Water Management," ujar dia.

Cecep mengatakan tanah perengan yang terkikis dianggapnya masih aman. Namun pihaknya akan mengkondisikan dengan memberikan pembatas di area tersebut.

"Nanti saya akan koordinasikan dengan tim lapangan. Kami melihat perkembangan jika masih tergerus akan kami isolir dengan memberikan pembatas," tandas dia. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved