Buka Perlombaan Mapsi, Wihaji:Kreatifitas dan Inovasi Perlombaan Mapsi Harus Tetap Muncul dan Islami

Prestasi ini dapat menjadi bekal kesuksesan untuk anak kita, serta memacu diri dalam meningkatkan keimanan

Buka Perlombaan Mapsi, Wihaji:Kreatifitas dan Inovasi Perlombaan Mapsi Harus Tetap Muncul dan Islami
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke- 21 tingkat SD se- Kabupaten Batang, kegiatan dilaksanakan di SMP N 2 Subah, Rabu (17/10/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dalam membuka lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) ke- 21 tingkat SD se- Kabupaten Batang, kegiatan dilaksanakan di SMP N 2 Subah, Rabu (17/10/2018) kemarin, Bupati Batang, Wihaji mengatakan bahwa dengan perubahan zaman yang berimbas pada kemajuan teknologi yang sangat cepat banyak hal positif dan negatif didalamnya, sehingga harus ada kreatifitas dan inovasi untuk menjawab tantangan hidup agar bisa tetap survive.

"Kreatifitas dan inovasi perlombaan Mapsi harus muncul yang semangatnya tetap islami, ini bukan gagal paham tentang islami tetapi untuk menjadikan mapsi dicintai dan ditauladani dan kebanggaan bagi siswa," tutur Wihaji dapam rilisnya.

Ia juga menyampaikan, lomba Mapsi ini selain untuk bersilarutami juga sebagai sarana menunjukan prestasi dan kwalitas anak didik dari masing-masing sekolah dasar.

"Satuan pendidikan tingkat kecamatan menjadi contoh bagi anak didik dalam menorehkan prestasi, maka harus ada persamaan presepsi dan perspektif tentang mapsi baik di lingkungan sekolah, wali murid, dan dinas pendidikan," ujarnya.

Sementara Kepala Disdikbud Ahmad Taufik dalam laporannya mengemukakan, lomba tersebut diselenggarakan setiap tahun sebagai tolok ukur kurikulum Pendidikan Agama Islam dan baca tulis huruf Alquran tingkat SD.

"Prestasi ini dapat menjadi bekal kesuksesan untuk anak kita, serta memacu diri dalam meningkatkan keimanan dan mengamalkan agama dengan benar dan pener sehingga membawa kemaslahatan bagi masyarakat" ujarnya

Tak hanya itu lewat perlombaan ini juga dapat meningkatkan ahlakul karimah, menumbuhkembangkan ketrampilan hidup (life skil) dan meningkatkan seni yang terkandung dalam ajaran islam.

"Oleh karena itu, memaksimalkan sinergitas dari berbagai stakholder dalam mendorong dan memperdayakan peran semua pihak untuk mengembangkan jalur pendidikan formal dan non formal secara terintegrasi," tuturnya.

Karena membangun membangun ahlak dan moral siswa di lingkungan masyarakat perlu memaksimalkan peran lembaga keagamaan seperti TPQ dan Madin, lanjutnua

Adapun lomba mapsi tingkat SD antara lain, PAI, BTQ, lCCT, Adzan, Teknologi Informasi Komunikasi Islami, Karyatulis Islami, Kewirausahaan Islami , khitabah, Cerita Islami, Tilawah, Hifzil, Macapat Islam, Kaligrafi Khat Al- Quran dan Rebana. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved