Puluhan Orang Meninggal Karena Difteri, Dinkes Ingin Masyarakat Sadar Imunisasi

"Imunisasi merupakan kewajiban, biar apa yang saya alami tidak terjadi lagi di Semarang," imbuhnya.

Puluhan Orang Meninggal Karena Difteri, Dinkes Ingin Masyarakat Sadar Imunisasi
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN
M Chojin (tengah) bersama rombongan pejabat kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kementerian Kesehatan mencatat sejumlah kejadian luar biasa untuk kasus difteri pada tahun 2017 di Pulau Jawa.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Semarang, Subur Hadi Marhaento.

Menurut Hadi, rincian kasus difteri di Provinsi Jawa Tengah adalah 11 kasus dengan 0 kematian

Kejadian Luar Biasa (KLB) tersebut sangat erat kaitannya dengan imunisasi difteri.

Mengapa imunisasi itu penting?

"Imunisasi wajib dilakukan, imunisasi bisa mencegah penyakit khususnya penyakit yang dapat dicegah secara preventif," ujar Subur kepada Tribunjateng.com, Senin (22/10/2018).

Baca: Kisah Keluarga Penderita Difteri di Semarang, Inilah Pesannya Tentang Imunisasi

Subur menjelaskan imunisasi bisa berdampak kepada kehidupan bangsa untuk jangka panjang.

Pasalnya, vaksinasi ini bisa mencegah terjadinya virus yang bisa menular dengan cepat.

"Campak, rubela, hepatitis, difteri, dan lainnya itu bisa dicegah dengan imunisasi," imbuh penjelasan Subur.

Pentingnya imunisasi telah terbukti.

Halaman
12
Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved