Seminggu Gelar Razia Kos, Polisi Temukan 7 Pecandu Narkoba

Operasi yang menyasar kos-kos menengah atas tersebut menjaring tujuh orang pengguna narkotika dan obat terlarang

Seminggu Gelar Razia Kos, Polisi Temukan 7 Pecandu Narkoba
shutterstock
Ilustrasi narkoba 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Operasi cipta kondisi yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang telah berakhir pada hari Minggu 21 Oktober 2018 lalu.

Operasi yang menyasar kos-kos menengah atas tersebut menjaring tujuh orang pengguna narkotika dan obat terlarang.

Jumlah tersebut terdiri dari empat orang pria dan tiga orang wanita. Mereka dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika saat dilakukan tes urin di tempat kos masing-masing. Meski demikian tidak ditemukan barang bukti ketika kamar pengguna tersebut digeledah.

Satu orang positif mengkonsumsi narkotika di sebuah kos di, Jalan Wondori, Semarang Selatan. Dua di wilayah Polsek Pedurungan, satu orang di wilayah Polsek Semarang Utara dan tiga lainya di wilayah Polsek Gayamsari.

Ketujuhnya sempat dibawa ke Polrestabes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya semuanya dinyatakan sebagai pengguna.

"Karena identifikasi kami hanya mengarah sebagai pengguna maka penyidik kemudian mengirim tujuh orang pengguna narkoba ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng untuk menjalani rehabilitasi terkait ketergantungan narkoba," terang Kasatres Narkoba AKBP Sidik Hanafi saat ditemui di kantornya, Selasa (23/10/2018).

Meski demikian, operasi yang digelar dari Senin hingga Minggu lalu itu akan menjadi bahan penyidik untuk meringkus pengedar narkotika. Menurutnya saat ini anggotanya sedang melakukan pengembangan dari mana para pecandu itu mendapatkan barang haram tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan memang tujuh orang tersebut mengaku kalau barang itu dibeli dan kemudian mereka konsumsi sendiri. Ada yang dipakai di kamar kos, ada yang ditempat karaoke atau hiburan malam dan ada juga yang memakainya di luar kota dahulu," terang Sidik Hanafi.

Ia menyebut, dari ketujuh orang yang sempat ditangkap kebanyakan dari mereka adalah pengonsumsi narkotika jenis sabu. Dua diantaranya mengonsumsi pil ekstasi. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved