Undip Targetkan Masuk 500 Besar Perguruan Tinggi Negeri di Dunia

Kegiatan ini juga menghadirkan walikota Semarang Hendrar Prihadi yang menjelaskan pengembangan kota Semarang

Undip Targetkan Masuk 500 Besar Perguruan Tinggi Negeri di Dunia
Elisabet Harahap
Walikota Semarang bersama para pengajar perguruan tinggi Luar Negeri dan UNDIP dalam acara ICISPE 2018, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) kembali melaksanakan International Conference on Indonesian Social & Political Enquires (ICISPE) 2018 yang diadakan di Grand Candi Hotel Semarang, Senin (22/10/2018) pukul 09.00 WIB

Kegiatan ini menghadirkan beberapa pengajar yang berasal dari beberapa perguruan tinggi internasional seperti Prof. Miguel Arenas, Ph. D dari Universidade de Santiago de Compostela dan Prof. Emeritus Dato’ Dr. Abdul Rahman Embong dari Institute Malaysian and International Studies.

Kegiatan ini juga menghadirkan walikota Semarang Hendrar Prihadi yang menjelaskan pengembangan kota Semarang.

Menurut Dekan FISIP Undip, Dr. Sunarto, acara ini bertujuan untuk melakukan internasionalisasi Undip sebagai PTN BH, sehingga Undip ingin mengejar target publikasi secara internasional.

“Ada beberapa kegiatan yang sudah kita lakukan, salah satunya kita membuat acara ini dan melakukan kerjasama bersama dengan perguruan tinggi luar negeri lainnya. Kita sudah melakukan pertukaran pelajar dan ada visiting lecture dari profesor yang mengajar,” jelasnya.

Menurut Sunarto, kegiatan ini dapat meningkatkan posisi Undip di peringkat internasional sebagai perguruan tinggi negeri.

“Target Undip masuk 500 besar sebagai perguruan tinggi negeri di dunia, kalau sekarang posisi kita sekitar 700 an, untuk fakultas FISIP sendiri juga sudah melakukan join research bersama perguruan tinggi luar negeri supaya kita bisa bisa publikasi. Soalnya publikasi jurnal internasional menjadi kunci agar dosen bisa menjadi guru besar,” jelas Sunarto.

ICISPE 2018 mengangkat tema ASEAN Community for Suistainable Development in Indonesia.

Hal ini diangkat salah satunya menanggapi isu masyarakat ekonomi ASEAN sehingga dapat bermanfaat bagi para pengajar perguruan tinggi untuk selalu termotivasi dalam meraih pencapaian secara internasional. (Elisabet Harahap/Magang Undip)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved