Swasembada Ikan Boyolali Capai 200 Persen, Melebihi Kebutuhan

Lomba Masak Ikan Tingkat Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan di Pendopo Gede, pada Rabu (24/10/2018).

Swasembada Ikan Boyolali Capai 200 Persen, Melebihi Kebutuhan
Istimewa
Lomba masak ikan tingkat Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan di Pendopo Gede, pada Rabu (24/10/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Ikan merupakan salah satu sumber bahan makanan yang mudah diperoleh. Sebagai daerah penghasil ikan terbesar kedua di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Boyolali memiliki produksi berlimpah.

Dalam satu tahun, mampu memproduksi sekitar 40.000 ton. Namun angka tersebut masih lebih besar dari tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Boyolali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Juwaris saat menyelenggarakan Lomba Masak Ikan Tingkat Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan di Pendopo Gede, pada Rabu (24/10/2018).

“Dalam satu tahun, lebih dari 40.000 ton ikan yang kita produksi, konsumsi kita masih hanya 20.000 ton. Separuh ikan di Boyolali di jual keluar Boyolali. Boyolali swasembada ikan sudah 200 persen, dua kali kebutuhan Boyolali,” ungkap Juwaris.

Melihat tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Boyolali masih terbilang kurang inilah, Disnakkan berupaya untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengkonsumsi ikan. Terlebih lagi kandungan gizi dalam ikan juga terbilang cukup baik untuk dikonsumsi.

“Kandungan ikan sangat baik, ikan itu pengaruhnya sangat baik, salah satunya untuk ibu hamil yang baik untuk kandungannya, Omega 3 yang bagus untuk anak anak. Sehingga, direkomendasikan oleh Kementrian Kesehatan untuk sebaiknya mengkonsumsi ikan seminggu 2-3 kali,” terang Juwaris.

Menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Boyolali, diharapkan bisa memberikan kemampuan memasak para ibu dengan cara yang baik, membiasakan untuk konsumsi ikan dalam lingkungan keluarga.

“Upaya untuk memasyarakatkan makan ikan, gemar makan ikan, dan menjadikan ikan menjadi menu sehari hari yang berkualitas bagi keluarga,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy Adiwarni Said Hidayat.

Menurutnya, dengan keanekaragaman ikan, diharapkan mampu diolah sedemikan rupa sehingga keluarga senang mengkonsumsi ikan dalam rangka mendukung capaian angka konsumsi ikan (AKI) di Kabupaten Boyolali.

“Untuk mengoptimalkan dan meningkatkan pola komsumsi ikan pada masyarakat untuk pembentukan generasi penerus yang sehat, kuat, cerdas dan dinamis,” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, lomba masak ikan merupakan langkah persiapan Kabupaten Boyolali dalam turut serta berpartisipasi dalam gelaran Hari Ikan Nasional yang direncanakan akan digelar di Kabupaten Boyolali pada 24-25 November mendatang.(Kominfo Boyolali)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved