Tim Verifikasi Temukan Satu Keluarga Belum ODF di Kota Semarang

Dinkes Jateng melakukan verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan ke wilayah Kota Semarang

Tim Verifikasi Temukan Satu Keluarga Belum ODF di Kota Semarang
Tribun Jateng/ Eka Yulianti Fajlin
Ketua tim verifikasi ODF Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Danny Setiawan melaporkan hasil verifikasi ODF wilayah Kota Semarang di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu (24/10/2018).   

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan ke wilayah Kota Semarang, Rabu (24/10/2018).

"Sebenarnya, proses verifikasi sudah dilakukan sejak Selasa (22/10/2018) lalu tetapi baru verifikasi administrasi," ucap Ketua Tim Verifikasi Dinkes Jateng, Danny Setiawan.

Kali ini, tim verifikasi Dinkes Jateng bersama dengan Dinkes Kota Semarang dan beberapa OPD terkait kesehatan melakukan tinjauan langsung ke 451 rumah warga untuk mengecek bahwa kota Semarang sudah melakukan ODF.

Jumlah tersebut tersebar di delapan kelurahan diantaranya  Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu; Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik; Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur; Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan.

Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang; Kelurahan Kranggan, Kecamatan Tembalang; Kelurahan Terboyo Wetan Kecamatan Genuk; dan Kelurahan Mijen Kecamatan Mijen.

"Kami mengambil delapan kelurahan tersebut sebagai sampling, tidak dilakukan keseluruhan," imbuh Danny.

Dia menerangkan, dari total 451 KK yang diamati, 420 KK telah memiliki jamban sehat, 45 KK tidak memiliki jamban namun tidak melakukan buang air besar sembarangan lantaran mereka sharing dengan tetangga ataupun menggunakan toilet umum yang ada di lingkungan rumahnya.

Sementara, ada satu KK di Kelurahan Mijen yang masih belum melakukan ODF atau masih buang air besar sembarangan.

Danny menilai, hasil verifikasi tersebut cukup bagus lantaran hanya satu KK saja yang masih buang air besar sembarangan. 
Dia mengapresiasi kerja yang sangat luar biasa dari suruh pihak yang terkait yang telah mewujudkan Kota Semarang menjadi kota yang ODF.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved