Tiga Ikon Baru Boyolali Diresmikan

Monumen Tumpeng Merapi merupakan bangunan yang berada di persimpangan Tegalwire atau di depan Museum R. Hamong Wardoyo

Tiga Ikon Baru Boyolali Diresmikan
Istimewa
Tiga Ikon Baru Boyolali Diresmikan 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Selesai dibangun, tiga ikon baru di Boyolali yakni Monumen Tumpeng Merapi, Monumen Susu Murni dan Taman Tiga Menara diresmikan.

Peresmian dilakukan Bupati Boyolali, Seno Samodro pada Kamis (25/10) malam di area Taman Tiga Menara yang berada di kawasan Bundaran Asrikanto; Desa Kiringan; Kecamatan Boyolali.

Monumen Tumpeng Merapi merupakan bangunan yang berada di persimpangan Tegalwire atau di depan Museum R. Hamong Wardoyo. 

Secara visual, monumen ini berbentuk kerucut menyerupai tumpeng sesuai dengan namanya. Terdapat lima tingkatan dimana setiap tingkatan diberi lingkaran yang berbeda warnanya.

Ada warna hijau, kuning, biru, merah dan ungu dan disertai dengan hiasan dedauan yang berwarna warni dengan permainan cahaya di malam hari untuk menambah kesan futuristik.

Sementara Monumen Susu Murni yang berada di depan Pasar Boyolali Kota menggantikan Tugu Jam ini terbuat dari baja. 

Bangunan ini akan menggambarkan susu sapi dalam botol yang tertuang ke gelas yang ada di bawahnya. Monumen berketinggian 7,5 meter ini akan berhiaskan cahaya di malam hari.

Adapun Taman Tiga Menara terdiri dari tiga miniatur bangunan Tujuh Keajaiban Dunia (Seven Wonders).

Bangunan tersebut yakni Menara Pisa, Menara Eiffel dan Patung Liberty detil dengan ornamen dan skala ukurannya menyerupai aslinya.

Bupati Seno dalam menyatakan ikon yang dibangun tersebut memiliki filosofi dan nilai sejarah yang tinggi. Diharapkan dengan adanya tempat publik baru di Boyolali ini mampu memunculkan ide-ide masyarakat Boyolali.

“Semoga masyarakat Boyolali bangga dengan diresmikannya tiga ikon baru. Semoga ide-ide yang mendunia ini akan menyemai, menyuburkan masyarakat Boyolali akan semakin kreatif,” ungkap Bupati Seno.

Selanjutnya orang nomor satu di Boyolali ini berpesan agar masyarakat yang mengunjungi tempat tersebut turut menjaga kebersihan dan keindahan.

“Saya titip yang resikan. Dengan taman ini membuat Boyolali menjadi seperti yang saya cita-citakan. Boyolali yang rapi, bersih, kecil dan seksi, nyaman dikunjungi, nyaman ditinggali untuk everybody. (*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved