Bupati Pati Hadiri Sarasehan Gapoktan: Ayo Tiru Yang Sudah Sukses

Haryanto memberikan contoh bagaimana kepala Desa Ponggok Klaten didaulat menjadi narasumber.

Bupati Pati Hadiri Sarasehan Gapoktan: Ayo Tiru Yang Sudah Sukses
TRIBUN JATENG/DWI LAYLA
Sarasehan Gapoktan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan, Penerima Dana BLM PUAP, Senin (19/10/2018) di Pendopo Kabupaten Pati. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bupati Pati, Jawa Tengah, Haryanto mendorong Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk melakukan pengelolaan kelompok yang lebih baik.

Dirinya menyebut salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan meniru yang sudah sukses.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sarasehan Gapoktan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan, Penerima Dana BLM PUAP, Senin (19/10/2018).

"Caranya yaitu meniru yang sudah sukses, dengan melakukan perubahan dan penyesuaian sesuai kemampuan. Makanya kami bahkan mendatangkan dari Purwodadi sebagai pembicara, untuk sharing pengalaman," jelasnya di Pendopo Kabupaten Pati.

Baca: Dapat Kejutan Selamat Ulang Tahun di Pati, Ganjar Pranowo Diberi Kado Kuda Lumping

Cara meniru ini dinilainya efektif.

Haryanto memberikan contoh bagaimana kepala Desa Ponggok Klaten didaulat menjadi narasumber di acara yang dihadiri oleh bupati-bupati di Jawa Tengah.

Acara itu dijelaskannya, tidak lain untuk berbagi success storynya mengelola desa.

Awalnya Ponggok merupakan desa miskin, namun bisa dikelola dengan baik dan sekarang sudah berdaya.

"Kepala Desa Ponggok, presentasi di depan para kepala daerah berbagi kesuksesannya dalam mengelola desa, melakukan pemberdayaan, mengelola dana desa, mengelola wisata. Akhirnya ditularkan, kok iso ki kepie (kok bisa itu bagaimana)," lanjutnya.

Dirinya juga memberikan contoh kedua, usaha di Pati yang didatangi wakil bupati pada 2016 dengan aset sekitar Rp 300 juta-an saja, sekarang berkembang pesat hingga sudah Rp 1,6 M.

"Apa resepnya? Manajemen. Sekarang karyawannya sudah banyak, dikelola dengan baik. Juga niru yang udah sukses," paparnya.

Haryanto menandaskan semua dapat berkembang dengan baik, asalkan setiap individu mempunyai keberanian, maksudnya berani untuk melakukan pengelolaan.

Dirinya juga mendorong Gapoktan bersama pihak desa untuk bisa mencontoh dan menimba ilmu dari desa-desa yang pengelolaannya Bumdesnya sudah bagus dan mandiri. (*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved