Kabupaten Pati Harapkan Jadi Sentra Perunggasan untuk Provinsi Jawa Tengah

"Hal ini dalam upaya mewujudkan pengembangan sentra perunggasan di Kabupaten Pati," paparnya.

Kabupaten Pati Harapkan Jadi Sentra Perunggasan untuk Provinsi Jawa Tengah
Pertemuan kelompok ternak unggas di Aula Dispertan Pati. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Wakil Bupati Pati Jawa Tengah, Saiful Arifin berharap Pati dapat menjadi sentra perunggasan.

Hal tersebut dijelaskannya dalam acara pertemuan kelompok ternak unggas di Aula Dispertan Pati yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Rabu (31/10/2018).

Namun rupanya peternak masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti masalah harga pakan yang cukup mahal dan menjadi penyumbang tertinggi biaya produksi.

Baca: Beri Arahan Pleno Bursa Inovasi Desa, Bupati Haryanto: Sing Penting Tindak Lanjute

Langkah yang bisa dilakukan, jelasnya, kelompok tani ternak sebagai pelaku agar secara aktif berkontribusi dalam pertemuan untuk menghasilkan keputusan yang strategis.

"Hal ini dalam upaya mewujudkan pengembangan sentra perunggasan di Kabupaten Pati," paparnya.

Safin memberikan contoh daerah Sukolilo yang mantan TKI di sana mengembangkan peternakan hingga skala yang luas setelah kembali di kampung.

Selain berharap Pati bisa menjadi sentra peternakan unggas, Safin ingin agar petani Pati dapat berkembang menuju kemandirian dalam industrialisasi perunggasan nasional.

"Peternakan berbasis kerakyatan selain mampu menjawab kebutuhan konsumsi daging unggas juga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan di dalam masyarakat", ujarnya dalam keterangan tertulis.

Acara yang mengambil tema 'Integrasi Pengembangan Sentra Perunggasan di Kabupaten Pati' ini, juga dihadiri oleh Kepala Dispertan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Agus Wariyanto, Dosen Undip Barep Sutiyono, serta Subdirektorat Unggas dan Aneka Ternak, perwakilan dari Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Iqbal Alim. (*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved