Liga 1

Panpel PSIS Semarang Tak Beri Kuota Pada Aremania, Polisi Akan Lakukan Sweeping

Panpel PSIS Semarang memastikan tidak akan memberikan kuota kepada suporter tim tamu atau Aremania

Panpel PSIS Semarang Tak Beri Kuota Pada Aremania, Polisi Akan Lakukan Sweeping
Tribun Jateng/ F Ariel Setiaputra 
Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujiyanto.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Laga PSIS Semarang menghadapi Arema FC, Minggu (4/11/2018) mendatang, dipastikan tidak akan disaksikan suporter tim tamu.

Hal ini lantaran, Suporter Arema FC, Aremania masih menjalani sanksi dari Komdis PSSI tidak boleh menyaksikan pertandingan Arema baik di kandang maupun tandang hingga akhir musim, pascainsiden saat Arema menjamu Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Panpel PSIS memastikan tidak akan memberikan kuota kepada suporter tim tamu.

Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujiyanto menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, guna menghindari apabila ada suporter Arema FC yang tetap datang ke stadion.

"Kemarin kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, merunut dari yang PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah keluarkan, dari pihak kepolisian melarang untuk suporter tim tamu hadir," kata Puji, Kamis (1/11/2018).

"Jadi Aremania tidak diperbolehkan hadir karena berdasarkan putusan Liga terkait sanksi dari Komdis, home away mereka tanpa penonton pasca kejadian waktu Arema melawan Persebaya," imbuhnya.

Ia menambahkan, Panpel dan pihak keamanan setempat juga sudah berkoordinasi agar tidak ada suporter tim tamu yang berhasil masuk ke dalam stadion saat pertandingan PSIS kontra Arema dilaksanakan.

Belajar dari pengalaman saat menjamu Persebaya di Magelang beberapa waktu lalu, saat itu Panpel PSIS kecolongan sebab ratusan suporter Persebaya berhasil masuk ke dalam stadion. Padahal, pihak kepolisian melarang keras suporter Persebaya hadir.

"Kemarin dari pihak kepolisian tetap akan ada sweeping seperti pertandingan lawan persebaya. Pihak kepolisian akan mengamankan sesuai SOP yang berlaku agar tidak ada kebocoran," paparnya.

Hal senada juga disampaikan General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto. Ia menghimbau agar Aremania sebaiknya tidak hadir.

"Persebaya dengan Arema ini kasusnya berbeda. Kalau Persebaya kemarin murni kepolisian tidak membolehkan Bonek datang.

Kalau untuk Aremania ini karena mereka terkena sanksi Komdis. Tentunya kalau dia sampai datang akan merugikan timnya juga. Mungkin Komdis akan memberikan sanksi yang lebih berat," kata Liluk.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved