Warga yang Merasa Dirugikan Pembangunan Gedung Baru Undip, Kasusnya Mulai Disidangkan di PN

Undip dalam hal ini dinilai telah membangun gedung Fakultas Teknik Kimia dan gedung Auditorium Prof Soedarto.

Warga yang Merasa Dirugikan Pembangunan Gedung Baru Undip, Kasusnya Mulai Disidangkan di PN
Dok
Universitas Diponegoro Semarang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengadilan Negeri (PN) Semarang, menggelar sidang pertama, dari gugatan salah seorang warga yang merasa dirugikan, atas pembangunan gedung Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Kamis (1/11/2018).

Rusdi Wasito, adalah warga yang menggugat Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, karena telah membangunan gedung baru dari kampus tersebut.

Dipimpin hakim ketua Bayu Isdiyatmoko, agenda pertama dari sidang perdana itu, adalah mediasi kepada kedua pihak.

"Hal ini mengingat, kedua kubu baik dari penggugat dan tergugat menghadiri sidang perdana itu, dan selanjutnya, menunjuk Hakim Edi Suwanto, sebagai Hakim Mediator," katanya.

Baca: Dies Natalis ke-61 Universitas Diponegoro, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penguatan Daya Saing

Dalam perkara tersebut, penggugat dalam gugatannya yang diwakili kuasa hukum, Adie Siswoyo, menjelaskan, gugatan tersebut dilayangkan karena Undip dinilai telah membangun bangunan di atas lahan yang masih dalam sengketa.

Undip dalam hal ini dinilai telah membangun gedung Fakultas Teknik Kimia dan gedung Auditorium Prof Soedarto tanpa sepengetahuan izin dan sepengetahuan penggugat.

Maka dari itu, kepada Undip, untuk segera mengosongkan dan menyerahkan dua bidang lahan itu kepada penggugat, mengingat penggugat meminta pengadilan menyatakan bahwa dua bidang tanah yang masih menjadi sengketa tersebut merupakan milik penggugat. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved