Tren Postif Jafri Sastra Vs Rekor Buruk PSIS Semarang Lawan Arema

Optimismepun kemudian muncul karena di bawah asuhan eks pelatih Persis Solo itu PSIS kini keluar dari zona degradasi

Tren Postif Jafri Sastra Vs Rekor Buruk PSIS Semarang Lawan Arema
tribunjateng/franciskus ariel setiaputra
Yoyok Beberkan Alasan Tunjuk Jafri Sastra Jadi Pelatih PSIS Gantikan Vincenzo Alberto Annese, Kamis (23/8/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjamu Arema FC di laga lanjutan pekan ke 29 Gojek Liga 1 akan mengingatkan kembali PSIS dengan catatan yang kurang mengesankan Mahesa Jenar saat berjumpa tim asal Jawa Timur tersebut.

Pada tahun 2018 ini setidaknya memang sudah ada lima pertemuan antara keduanya. Dua di ajang uji coba, sekali di turnamen Piala Presiden, sekali di gelaran Piala Gubernur Kaltim dan sisanya di putaran pertama Liga 1.

Dari pertemuan tersebut PSIS mencatatkan empat kekalahan dan sekali kemenangan. Satu-satunya kemenangan diraih saat Piala Gubernur melalui adu penalti karena kedudukan sama kuat.

Selain itu, PSIS harus menelan kekalahan termasuk pada putaran pertama di Malang. Namun, semua kekalahan itu terjadi sebelum Jafri Sastra menangani tim Mahesa Jenar.

Optimismepun kemudian muncul karena di bawah asuhan eks pelatih Persis Solo itu PSIS kini keluar dari zona degradasi. Di bawah arahan pelatih tersebut kini PSIS memiliki tren positif.

"Sebetulnya tren ini tidak karena saya saja tapi juga karena pelatih yang terdahulu. Saat dia meninggalkan tim ini juga meninggalkan poin. Kalau dia tidak meninggalkan poin tentu posisinya tidak seperti ini sekarang di papan tengah," ucap Jafri merendah.

Ia mengungkap yang dilakukannya hanyalah mencoba mengerti dan menggali potensi para pemain.

"Saya hanya tekankan bahwa dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Tapi bukan berarti melepaskan taktik dan strategi. Alhamdulilahnya mereka bisa menyerap apa yang saya sampaikan," tambahnya.

Optimisme memutus tren buruk melawan Arema juga muncul dari kalangan pemain. Sang kapten, Hari Nur memaparkan bahwa seluruh bagian tim dalam beberapa hari ini telah berusaha dengan keras menerapkan arahan dari pelatih.

"Kami sudah siap menghadapi laga besok. Apalagi kami main di kandang yang pasti mendapat dukungan dari para suporter. Di bawah pelatih baru, kami optimis dapat tiga poin agar bisa lebih enjoy di pertandingan selanjutnya," imbuh pemain yang akrab disapa Mukri tersebut.

Ia pribadi mengungkap telah belajar dari laga-laga sebelumnya melawan Arema FC. Iapun mengaku mengenal persis bagaimana cara bertahan timn berjuluk Singo Edan tersebut.

"Besok kita bisa lebih dari laga yang kemarin, kita sudah belajar dari laga terdahulu," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved