Ada Piring Antiracun Bertuliskan Rajah Milik Sinuhun di Museum Keraton Solo

Lokasi museum Keraton Kasunanan Surakarta, Solo tak jauh dari pintu masuk Keraton Solo. Ada Piring Antiracun Milik Sinuhun di Museum Keraton Solo.

Ada Piring Antiracun Bertuliskan Rajah Milik Sinuhun di Museum Keraton Solo
TRIBUN SOLO/ MIFTAH
Abdi dalem menunjukkan piring antiracun milik museum keraton solo, kamis (25/10/2018 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Lokasi museum Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, Jawa Tengah tak jauh dari pintu masuk Keraton Solo.

Harga tiket masuk Museum Keraton Solo hanya Rp 10.000.

Beragam benda kuno milik Pakubowono IV dan Pakubowono XI, Sinuhun  Keraton Solo bisa dilihat di Museum Keraton Solo.

Terpajang dalam lemari kaca berdebu, ada salah satu piranti makan sang raja yang menarik perhatian.

Adalah piring anti racun. Seperti namanya, piring ini berfungsi untuk menetralisir racun.

Piring tersebut berada di Museum Keraton Surakarta yang letaknya tak jauh dari keraton.

Sutardi, abdi dalem keraton menyapa ramah kepada pengunjung museum. Satu persatu ia menjelaskan peninggalan barang-barang keraton dari Pakubowono IV dan Pakubowono XI.

Piring antiracun dibuat dari bahan porcelain. Piring ini berhiaskan kalimat rajah dan berasal dari zaman pemerintahan Pakubuwono ke IV.

piring antiracun milik museum keraton solo
piring antiracun milik museum keraton solo (TRIBUN SOLO/ MIFTAH)

“Bahannya hanya dari porcelain tidak ada tambahan bahan lain. Tetapi ada kalimat rajah yang dipercaya dapat menangkal racun,” ujarnya, Kamis (25/10).

Piring ini biasanya dipakai sang raja untuk menjamu para tamu. Dengan piring ini, raja juga bisa mengetahui niat dari tamu yang datang.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved