Pasar Wiradesa Pekalongan yang Terbakar Berhasil Dipadamkan, Sempat Ada Aksi Penjarahan

Pasar Wiradesa terbakar berhasil dipadamkan. Menurut pedagang, sempat terjadi penjarahan namun bisa diredam oleh petugas yang berjaga.

Pasar Wiradesa Pekalongan yang Terbakar Berhasil Dipadamkan, Sempat Ada Aksi Penjarahan
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Seorang warga melihat puing-puing kios-kios Pasar Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang terbakar, Rabu (7/11/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Proses pemadaman api yang membakar Pasar Wiradesa Kabupaten Pekalongan membutuhkan waktu sekitar empat jam.

Pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu relawan PMI, Kodim 0710 Pekalongan dan BPBD Kabupaten Pekalongan.

Semua personel Damkar dari Kabupaten Batang, Kota dan Kabupaten Pemalang diterjunkan untuk memadamkan api yang melalap pasar tradisional tersebut.

Terhitung sejak si jago merah melalap Pasar Wiradesa sekitar pukul 03.00 WIB, tujuh unit mobil pemadam kebakaran ditambah satu truk tangki air turun untuk menjinakkan api.

Beberapa saksi mata menuturkan, sebelum api membesar terdengar suara ledakan keras yang berasal dari warung makan di tengah pasar.

"Ada empat warung makan di tengah pasar, sekitar pukul 03.00 WIB, api sudah menyala dan membakar dua kios satu di antaranya warung makan," ujar Bagiyo (45) pedagang kubis di Pasar Wiradesa, Rabu (7/11/2018).

Baca: BREAKING NEWS: Pasar Wiradesa Pekalongan Terbakar Dini Hari Tadi

Pihaknya menambahkan, sempat terjadi penjarahan namun bisa diredam oleh petugas yang berjaga.

"Di kios yang belum terbakar, beberapa orang menjarah rokok, dan sempat dimasa oleh warga untuk kemudian dibawa ke Polsek Wiradesa," paparnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Wiradesa, Eko Sulistyo menjelaskan, Pasar Wiradesa dibagi menjadi dua bagian, yaitu pasar sisi timur dan barat yang dipisahkan oleh jalan di tengah pasar.

"Total keseluruhan pedagang ada sekitar 1.400 orang, dan yang terbakar pasar sisi barat pasar. Di sisi barat ada 18 kios permanen, 341 los, lapak eceran 50, jika ditotal yang mengalami kerugian sekitar 409 pedagang," jelasnya.

Pihaknya mendapatkan informasi dari pedagang, dugaan kebakaran berasal dari ledakan tabung gas di warung yang ada di tengah pasar.

"Menurut para pedagang demikian, namun penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak berwajib," imbuhnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved