Inilah Kesan Penonton Film Hanum dan Rangga, Faith and The City

Film layar lebar terbaru, Film Hanum dan Rangga "Faith and The City" mulai diputar serentak, Kamis (8/11/2018), di teater seluruh Indonesia.

Inilah Kesan Penonton Film Hanum dan Rangga, Faith and The City
TRIBUN STYLE
Hanum Rangga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Film layar lebar terbaru, Film Hanum dan Rangga "Faith and The City" mulai diputar serentak, Kamis (8/11/2018), di teater seluruh Indonesia.

Film Hanum dan Rangga ini diusung dari kisah nyata, serta novel berjudul Faith and The City, ciptaan Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini, 

Film Hanum dan Rangga "Faith and The City" ini, menceritakan sebuah kisah hubungan suami istri, dalam mempertahankan rumah tangga mereka.

Dibalut dalam sebuah pergumulan mengenai iman, percintaan, mimpi, serta karir di industri media yang ada di New York, film tersebut mampu menyedot perhatian banyak pecinta film layar lebar untuk menyaksikan, film kisah nyata dari anak Amien Rais itu.

"Suka sekali, tidak ketebak endingnya, ternyata dibalik sibuknya seorang wartawan, banyak sekali masalah-masalah yang mereka hadapi, tidak hanya pekerjaan, percintaan pun juga ternyata se pelik itu," kata salah satu penonton film Hanum dan Rangga "Faith and The City", Husna (19) di salah satu teater mal dipusat kota Semarang.

Selain itu, Husna juga menekankan akan pentingnya meraih mimpi, dengan ridho dan ijin dari seorang suami. Tidak hanya itu, Husna yang juga berasal dari Komunitas Satu Atap Semarang itu, tidak menyangka bahwa Rangga dan Hanum akan kembali bersama, setelah pertikaian soal mimpi Hanum.

"Saya kira Rangga akan pergi sendiri ke Vienna, tapi ternyata Rangga kembali, dan Hanum pun juga sangat berani mempertahankan idealisnya ditengah tuntutan karirnya di industri media, sehingga mereka bisa bersama kembali. Ini kisah nyata, dan perlu ditiru," ucapnya, sembari berkelakar.

Ya, film Hanum dan Rangga," Faith and The City" adalah film yang kental akan proses meraih mimpi, tanpa meninggikan ego masing-masing pasangan.

Bahkan, jika dilihat dari kisah seorang Hanum, wanita berjilbab, muslim, yang mana menjadi kaum minoritas di Amerika, dengan gigih mampu membuktikan, bahwa seorang Hanum bisa membawa kedamaian di negara Paman Sam itu, melalui karya jurnalistiknya.

"Tentu ini menarik sekali, seorang anak bangsa, anak muda yang mampu memberikan contoh, bahwa mimpi itu penting, dan cinta juga penting, jika disandingkan maka yang ada akan ada keindahan dalam meraih sebuah proses mimpi tersebut," ujar Yayuk Basuki, mantan petenis yang juga tidak ingin ketinggalan menyaksikan film tersebut.(*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved