Nasib Ratusan PKL Terminal Terboyo Hingga Kini Terkatung-Katung

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terboyo hingga kini nasibnya masih terkatung-katung.

Nasib Ratusan PKL Terminal Terboyo Hingga Kini Terkatung-Katung
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Pekerja sedang melakukan pengurukan di Terminal Terboyo Semarang, Kamis (8/11). Nantinya Terminal terboyo akan difungsikan sebagai terminal golongan C yang hanya diperuntukkan untuk truk dan angkutan antar kota 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRUBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terboyo hingga kini nasibnya masih terkatung-katung.

Para PKL Terminal Terboyo belum bisa berjualan lagi meski kios lama yang berada di dalam terminal telah dibongkar dan rata tanah.

Beberapa pedagang tetap bertahan meski pengurukan dan pengerasan bagian dasar terminal Terboyo yang saat ini dilakukan pembangunan, terus berjalan.

Alasannya, usaha tersebut menjadi mata pencaharian untuk menghidupi keluarga.

Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Terminal Terboyo, Mustofa mengatakan, dari total 216 PKL yang menempati Terminal Terboyo masih tersisa sekitar 20 PKL saja yang bertahan.

Lainnya, sudah tidak bisa berjualan karena kios sudah dibongkar.

"Lapak yang dijanjikan untuk para PKL memang sudah dibangun di tepi jalan depan terminal. Tapi PKL belum bersedia menempati karena menunggu kepastian adanya garansi dari Pemkot nantinya para PKL akan ditempatkan lagi di dalam terminal setelah pembangunan selesai," kata Mustofa, Kamis (8/11/2018).

Ia mengungkapkan, para PKL sebelumnya sudah pernah diajak rapat bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang.

Hanya saja, dalam rapat tersebut para PKL yang memiliki kios besar keberatan jika luasan kios nantinya yang ditempati ukurannya sama dengan kios PKL kecil.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved