Nasib Ratusan PKL Terminal Terboyo Hingga Kini Terkatung-Katung

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terboyo hingga kini nasibnya masih terkatung-katung.

Nasib Ratusan PKL Terminal Terboyo Hingga Kini Terkatung-Katung
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Pekerja sedang melakukan pengurukan di Terminal Terboyo Semarang, Kamis (8/11). Nantinya Terminal terboyo akan difungsikan sebagai terminal golongan C yang hanya diperuntukkan untuk truk dan angkutan antar kota 

Pasalnya, terkait dengan permintaan para pedagang tersebut juga telah dibahas dalam rapat yang diselenggarakan oleh pihaknya dengan keputusan akan dibangunkan sedikitnya 151 kios baru di dalam Terminal Angkutan Barang Terboyo yang saat ini dalam pembangunan.

Di sisi lain, untuk sebagian pedagang yang sejak awal telah bersedia untuk pindah ke Pasar Banjardowo, Khadik membeberkan jika Dishub juga tengah merencanakan pembangunan terminal tipe C di kawasan tersebut.

"Kami kan dari pemerintah pasti memperjuangkan hak rakyat, kok dimintai surat jaminan, ya tidak perlu karena sudah kewajiban kami memperjuangkan nasib mereka supaya tidak terlantar," tegasnya.

Khadik menegaskan, Pemkot Semarang dalam urusan ini tidak pernah berhenti untuk memperjuangkan dan mengupayakan hak-hak para pedagang.

Namun demikian, pihaknya juga meminta pemahaman dari para pedagang jika tidak semua keinginan mereka dapat dipenuhi.

Terkait dengan permintaan adanya perbedaan dalam ukuran lapak, Khadik menjelaskan hal ini dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang baik bersama Dinas Tata Ruang (Distaru) selaku pelaksana pembangunan terminal.

"Distaru yang merencanakan itu, sudah kita komunikasikan ternyata Distaru (Dinas Penataan Ruang--red) mengakomodir, jadi tidak ada masalah. Prinsipnya kita akan mengakomodir jika dikomunikasikan dengan baik," jelasnya.

Hanya saja, Khadik tidak bersedia menjelaskan progres pembangunan terminal saat ini. Ia beralasan, mengenai pembangunan menjadi kewenangan Distaru selaku pemilik pekerjaan. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved