Pembacaan Putusan Kasus Walaiwan Ditunda Pekan Depan

Sidang putusan untuk kasus penyelundupan narkotika jenis sabu dengan terdakwa warga negara Thailand, Walaiwan Boonyiam, ditunda

Pembacaan Putusan Kasus Walaiwan Ditunda Pekan Depan
ISTIMEWA
Sabu-sabu

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sidang putusan kasus penyelundupan narkotika seberat 1,16 kilogram jenis sabu dengan terdakwa warga negara Thailand, Walaiwan Boonyiam, ditunda.

Sidang yang direncananya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (8/11/2018), ditunda karena majelis hakim belum siap memberikan putusan hukum kepada Walaiwan.

"Mohon maaf, majelis hakim belum bisa membacakan putusan pada hari ini," kata Hakim Ketua, Aloysius Priharnoto Bayu Aji.

Rencananya, sidang pembacaan putusan akan diagendakan ulang pada Senin (12/11/2018) mendatang, pukul 14.00 WIB.

Walaiwan Boonyiam, adalah seorang penyanyi asal Thailand, sebelumnya diduga telah melakukan penyelundup 1,16 kilogram narkotika jenis sabu.

Dalam dakwaan jaksa, Walaiwan diperintah oleh seseorang asal Thailand untuk mengantarkan barang tersebut, dengan iming-iming upah 20 ribu Bath setelah kembali ke Thailand.

Terdakwa diberi sebuah tas yang harus diantar ke Indonesia, serta sebuah telepon seluler untuk berkomunikasi antara dia dan pemberi perintah.

Walaiwan sendiri, dituntut hukuman 19 tahun oleh JPU, Sateno, dan denda Rp 1 miliar, subsidair 6 bulan penjara.

"Dan perbuatan tersebut, merupakan perbuatan kejahatan narkotika jaringan internasional, maka dengan ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika," pungkas JPU, pada dakwaan awal persidangan perkara tersebut.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved