Bawaslu Kudus Copot Gambar Caleg Menempel di Angkot

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus menyopot gambar caleg yang melekat di angkutan umum, Jumat (9/11/2018).

Bawaslu Kudus Copot Gambar Caleg Menempel di Angkot
rifqi gozali
Copot gambar caleg di angkot 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus menyopot gambar caleg yang melekat di angkutan umum, Jumat (9/11/2018). Giat yang dilakukan bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan itu menyasar angkutan umum yang tengah mangkal di Sub Terminal Jetak, Kecamatan Kaliwungu Kudus.

Penertiban yang dilakukan menyasar pada angkutan umum jurusan antar-kecamatan. Selain itu sebuah angkutan umum berupa bus

Dari keterangan Ketua Bawaslu Kudus Moh Wahibul Minan, pencopotan gambar caleg yang melekat oleh tim gabungan itu lantaran melanggar aturan. Dalam hal ini yaitu PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang tentang alat peraga dan bahan kampanye.

Dia menyebut sedikitnya ada 55 angkutan umum di Kudus yang terpasang gambar caleg di kaca belakang. Namun jumlah itu bisa bertambah, karena sejauh ini inventarisir yang pihaknya lakukan belum menyeluruh.

"Di dalam aturan yang boleh memasang gambar partai politik atau caleg hanya pada mobil pribadi atau pengurus partai politik," kata Minan di sela-sela penertiban.

Ke depan, pihaknya akan menyisir wilayah Kudus lainnya. Jika terdapat angkutan umum yang terdapat gambar caleg maka pihaknya akan segera mencopotnya.

"Kaki akan lakukan penyisiran di wilayah Kudus lainnya. Angkutan yang dibranding gambar caleg akan kami tertibkan," kata Minan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil mengatakan, pemasangan gambar caleg atau partai politik di kaca belakang kendaraan dinilai mengganggu jarak pandang.

Alasan keselamatan dan jarak pandang membuat pihaknya bertindak untuk melakukan pelepasan.

"Ada aturan di Kementerian Perhubungan terkait jarak pandang dan keselamatan," kata Halil.

Dia komitmen untuk melepas semua gambar caleg atau partai politik yang ditempel di kaca belakang angkutan umum.

Pencopotan gambar caleg ini pun menuai amarah dari salah satu sopir angkutan. Abdul Jabar, sopir angkutan jurusan Terminal Induk Jati-Kaliwungu mengaku kecewa dengan adanya penertiban. Sebab, sejauh ini kenapa angkutan umum yang selalu disalahkan.

Dia merasa pemasangan gambar caleg tidak mengganggu jarak pandang. Malah, katanya, bisa menjadi penghalang terik oleh penumpang.

"Bisa buat adem-adem, soal jarak masih kelihatan," katanya.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved