Warga Dukuh Sawangan Tegal Merasa Dianaktirikan, Ingin Gabung Brebes Selatan

Warga Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengaku dianaktirikan.

Warga Dukuh Sawangan Tegal Merasa Dianaktirikan, Ingin Gabung Brebes Selatan
akhtur gumilang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Warga Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengaku dianaktirikan.

Sehingga, mereka meminta supaya urusan administrasi kependudukan (adminduk) nya masuk ke wilayah Kabupaten Brebes Selatan apabila benar terjadi pemekaran.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Nuridin yang mewakili masyarakat Kecamatan Bumijawa, Kecamatan Bojong itu menuturkan bahwa pihaknya sering mendapat keluhan so waega Dukuh Sawangan yang merasa dianaktirikan.

Dia mengungkapkan, sejak belasan tahun lalu, warga Sawangan pernah dijanjikan akan dibangunkan jalan tembus dari Sawangan menuju Sigedong dengan panjang sekitar 11 kilometer.

"Jalan selebar 3 meter itu telah dibuka, tapi hingga kini belum diaspal. Padahal, jalan tembus tersebut juga bisa menjadi jalur evakuasi saat Gunung Slamet bergejolak. Itu salah satu alasan mengapa mereka merasa dianaktirikan," ujar Nuridin kepada Tribunjateng.com, Jumat (9/11/2018).

Selama ini, warga yang hendak menuju wilayah Sigedong dan Bumijawa, harus melalui jalan milik Kabupaten Tegal.

Jarak tempuhnya mencapai lebih dari 20 kilometer. 

"Makanya, warga lebih dekat dengan wilayah Brebes. Permintaan gabung dengan Brebes Selatan sudah mulai menjadi pembicaraan warga Sawangan," katanya. 

Menurut dia, dukuh yang paling dekat dengan puncak Gunung Slamet itu, memiliki potensi hasil pertanian yang luar biasa.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved