FAKTA MENGEJUTKAN! Takut Bunuh Diri Pria Ini Pilih Serang Polisi Berpistol Agar Ditembak Mati

Warga Pejagalan itu nekat menyerang kantor polisi dengan harapan bisa mati ditembak polisi.

FAKTA MENGEJUTKAN! Takut Bunuh Diri Pria Ini Pilih Serang Polisi Berpistol Agar Ditembak Mati
PISTOL 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -‑ Rohandi (31) menyerang membabi‑buta ke Mapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (9/11) dini hari.

Seorang polisi terluka dalam serangan tersebut. Dari penyelidikan sementara diketahui, pelaku mengalami depresi berat dan sengaja mencari polisi bersenjata.

Warga Pejagalan itu nekat menyerang kantor polisi dengan harapan bisa mati ditembak polisi.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar mengungkapkan, Rohandi mempunyai penyakit getah bening yang tak kunjung sembuh kendati telah menjalani operasi.

Selain itu, Rohandi baru mengalami batal nikah dan tidak bekerja hingga kerap dimarahi keluarganya.

"Dia nggak berani bunuh diri akhirnya dia menyerang polisi dengan harapan mau ditembak mati. Dia bawa golok buat nakut‑nakutin doang karena dia ngelewatin polisi yang nggak bawa senjata. Jadi dia nyari polisi yang bawa senjata, lalu sama polisi ditembak tangannya, dia tetep pengen mati," kata Rachmat, saat ditemui sesuai meminta keterangan keluarga Rohandi, di kantornya.

"Ya dia depresi, mau nikah batal, terus sakit juga, nggak kerja, sering dimarahin juga," imbuhnya.

Rohandi yang tinggal bersama kakaknya, Rochman, di Pejagalan, itu juga kerap dimarahi keluarganya lantaran tidak memiliki pekerjaan.

Dari keterangan kakaknya, Rohandi juga sering terlihat mengurung diri di kamar.

"Dia depresi kan nggak tahan sama tekanan hidup, nggak tahan sama kakak‑kakaknya. Bunuh diri secara langsung nggak berani, dia maunya tetep ditembak sama polisi," kata Rachmat.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved