Kesaksian Warga soal Ikan Paus yang Terdampar di Pantai Jogosimo Kebumen, Ada Bekas Luka

alam sepekan terakhir ini, warga Kebumen dikejutkan dengan penemuan dua bangkai ikan besar di Pantai Jogosimo, Klirong dan Pantai Ayam Putih

Kesaksian Warga soal Ikan Paus yang Terdampar di Pantai Jogosimo Kebumen, Ada Bekas Luka
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
proses penguburan ikan paus sperma di pantai Jogosimo Kebumen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Dalam sepekan terakhir ini, warga Kebumen dikejutkan dengan penemuan dua bangkai ikan besar di Pantai Jogosimo, Klirong dan Pantai Ayam Putih, Buluspesantren Kebumen. Belum diketahui pasti penyebab kematian mamalia laut itu.

Sebelum penemuan Ikan Hiu Paus di Pantai Ayam Putih, masyarakat Desa Jogosimo lebih dulu dikejutkan dengan penemuan Ikan Paus yang terdampar dalam kondisi mati, Jumat sore (2/11) lalu.

Saat itu, warga yang tengah jalan di pinggir pantai menemukan bangkai ikan diduga Paus Sperma telah terbujur kaku.

Oleh warga, penemuan ikan sepanjang lebih dari 3 meter dengan lebar 80 cm itu lantas dilaporkan ke pemerintah desa Jogosimo.

"Saat ditemukan ikan itu sudah mati, tapi belum busuk," kata Ahmad Hafid, aparatur desa Jogosimo

Saat ditemukan, kata Hafid, mamalia laut itu dalam kondisi mati namun belum membusuk. Ia melihat seperti ada bekas luka pada tubuh hewan itu, namun bukan seperti luka karena ulah manusia.

Karena hari telah petang, masyarakat meninggalkan bangkai ikan itu tergeletak di tempatnya. Keesokan harinya, Sabtu (3/11), warga ramai-ramai mengubur bangkai ikan itu agar tak membusuk dan mencemari lingkungan.

Tak mudah mengevakuasi bangkai ikan berbobot tersebut. Warga memutuskan mengubur bangkai itu di tempatnya ditemukan. Masyarakat membuat liang dengan cara menggali tanah pasir di sisi bangkai ikan itu menggunakan cangkul.

Setelah lubang siap, butuh belasan orang untuk mendorong tubuh ikan itu agar masuk ke dalam lubang sebelum ditimbun.

"Saat itu ramai-ramai, bangkainya digelindingkan lalu dikubur,"katanya

Peristiwa terdamparnya ikan besar ke pantai bukan pertama kali ini terjadi, meskipun jarang. Hafid mengungkapkan, sekitar 3 atau 4 tahun lalu, warga juga pernah menemukan bangkai ikan terdampar di pantai.

Sepekan setelah penemuan bangkai ikan Paus di Pantai Jogosimo, warga kembali dikejutkan dengan penemuan ikan Hiu Paus di Pantai Ayam Putih. Penemuan dua ikan yang terdampar itu tidaklah terpaut jauh, kurang dari 2 kilometer. Sebab posisi kedua pantai itu bersebelahan. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved