Marak Fenomena Air Rebusan Pembalut untuk Nge-fly, BNN Kabupaten Batang Gencarkan Sosialisasi

BNN Kabupaten Batang menggelar sosialisasi pada kalangan remaja, terkait penyalahgunaan air rebusan pembalut wanita

Marak Fenomena Air Rebusan Pembalut untuk Nge-fly, BNN Kabupaten Batang Gencarkan Sosialisasi
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Batang, Andi SH (kanan) didampingi Staff Senior BNN, Zaenal Arifin saat akan melakukan sosialisasi di sekolah beberapa waktu lalu.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi pada kalangan remaja, terkait penyalahgunaan air rebusan pembalut wanita yang dipercaya dapat memberikan sensasi halusinasi.

Sebelumnya, kasus tersebut juga sudah terjadi di beberapa kota di Indonesia, namun akhir-akhir ini nge-fly dengan air rebusan pembalut merambah pada beberapa kabupaten di Jawa Tengah, seperti yang sudah terjadi di Kudus, Pati, Grobogan, Rembang.

Sebagai wilayah pantura, Kabupaten Batang berpotensi cepatnya penyebaran perilaku yang tak lazim tersebut.

Untuk itu, BNN Kabupaten Batang semakin gencar melakukan sosialisasi dengan sasaran utamanya yaitu para remaja.

"Kalau di Kabupaten Batang alhamdulillah kami belum menemukan kasus itu, ya kami harapnya jangan sampai ada," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Batang, Andi SH, Minggu (11/11/2018).

Menurutnya, kasus itu sebenarnya sudah lama, tapi ternyata sekarang ada lagi dan sudah ada di beberapa kabupaten di Jawa Tengah. Hal ini harus diantisipasi dan harus segera dilakukan pencegahan.

Andi mengatakan, untuk mengantisipasi dan pencegahan pihaknya semakin gencar untuk melakukan sosialiasasi dengan sasaran utamanya yaitu para remaja.

"Kami semakin intensif untuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahangunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) diperbagai komunitas, organisasi masyarakat sampai ke sekolah-sekolah dan lingkungan remaja. Jika memang ada indikasi penyalahgunaan kami segera tindak," tuturnya.

Ia menambahkan, beberapa peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Batang yaitu berupa sabu, ekstasi, ganja, namun dari itu lebih banyak obat-obatan daftar G seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, Somadril/Carisoprosdol. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved