Pembangunan Pasar Legi Solo, Pemkot Maksimalkan Lahan Terbuka

Pemkot Solo merencanakan pembangunan Pasar Legi Solo dengan memaksimalkan lahan terbuka sekitar pasar yang terbakar beberapa waktu lalu.

Pembangunan Pasar Legi Solo, Pemkot Maksimalkan Lahan Terbuka
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Pasar Legi, Solo terbakar, Senin (29/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo merencanakan pembangunan Pasar Legi Solo yang terbakar beberapa waktu lalu dengan memaksimalkan lahan terbuka sekitar pasar.

Pemkot merencanakan, seluruh halaman utama akan dimanfaatkan untuk pendirian hanggar yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang ber-SHP.

Lurah Pasar Legi, Marsono memaparkan sejumlah petugas dinas pasar maupun satpol pp Solo terus mengirim material bakal pembangunan hanggar.

"Masih terus dilaksanakan pembangunan pra pasar darurat, yang penting pedagang bisa berdagang dulu, sembari menunggu Pasar Darurat selesai," terangnya, Senin (12/11/2018).

Ia menerangkan, pembangunan hanggar baru menyasar sisi tengah parkiran Pasar Legi. Dalam beberapa hari ke depan, lanjutnya, pembangunan dilebarkan ke sisi barat dan sisi timur, sehingga semua parkiran tertutup bangunan Pra Pasar Darurat.

"Diselesaikan dulu pembangunannya, nanti instruksi dari Dinas Perdagangan seperti apa, baru difungsikan," papar dia.

Kepala Disdag Solo, Subagiyo menjelaskan pihaknya berencana memanfaatkan seluruh ruang terbuka di halaman utama pasar Legi yang sempat terbakar beberapa waktu yang lalu.

"Konsepnya memang melebar ke seluruh halaman utama. Jadi bedagang yang masih ada di sekitar kami minta pindah dulu sembari menunggu pembangunan hanggar diselesaikan," urainya.

Terkait kapan hanggar itu dapat dimanfaatkan pedagang untuk berjualan, ia menjelaskan jika pembangunan hanggar selesai maka pedagang boleh masuk di dalam hanggar tersebut.

Untuk pembagiannya akan dikoordinasikan dengan paguyuban terlebih dahulu. Subagiyo menegaskan hanggar dibangun untuk menampung pedagang ber-SHP.

"Sambil menunggu pasar darurat hanggar bisa dimanfaatkan. Kalau untuk pembangunan pasar darurat saat ini terus dilakukan, sudah ada beberapa kios yang berdiri," terang Subagiyo. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved