Jahe Hitam Oxyfla Mirip Viagra Alami Temuan Dosen Unnes, Inilah Kasiatnya

Jahe hitam –Kaempferia parviflora—merupakan tanaman Genus Zingieraceae dimana umumnya tumbuh di daerah tropis Asia

Jahe Hitam Oxyfla Mirip Viagra Alami  Temuan Dosen Unnes, Inilah Kasiatnya
dok pribadi
Oxyfla 

TRIBUNJATENG.COM -- Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam hal pertanian dna perkebunan. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) membuat penelitian untuk mengembangkan potensi agrobisnis.

Jahe hitam –Kaempferia parviflora—merupakan tanaman Genus Zingieraceae dimana umumnya tumbuh di daerah tropis Asia. Namun, tanaman herbal tersebut masih sangat jarang dijumpai atau belum banyak dibudidayakan para petani di Indonesia.

Padahal apabila dapat dibudidaya, dikembangkan, serta diolah bakal menjadi peluang tinggi di bidang agro-industri terkait kesehatan masyarakat. Dari sisi khasiat, tanaman rempah tersebut cukup banyak. Seperti bisa menambah stamina dan vitalitas tubuh, antioksidan, anti inflamasi, anti obesitas, hingga anti diabetes.

“Awalnya kami browsing di internet. Kami tertarik untuk coba meneliti yang kaitannya tentang obat-obat herbal khususnya tradisional. Dan dari kisah para nenek kami, mereka tidak pernah aneh-aneh dalam berobat. Seakan apa yang ada di alam mereka gunakan sebagai pengobatan,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Etty Soesilowati kepada Tribun Jateng, Senin (12/11).

Etty bersama timnya, Talitha Widiatningrum (akademisi Fakultas Matematika dan IPA Unnes), dan Eka Yuli Astuti (akademisi Fakultas Bahasa dan Seni Unnes) tertarik untuk meneliti tentang jahe hitam.

“Kami ajukan proposal penelitian dalam Program Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI pada 2017 lalu. Kami bersyukur, proposal itu disetujui dan memperoleh hibah pada program itu di 2018 ini,” kata Ketua Tim Peneliti Unnes itu.

Prof Etty menerangkan, secara umum dari hasil uji teknis dari sisi keunggulan atau nilai manfaat kesehatan cukup tinggi. Bahkan dapat dikatakan ekstrak jahe hitam lebih unggul karena memiliki kadar flavonoid lebih tinggi dibandingkan ekstrak jahe merah maupun emprit (gajah).

“Dari sisi ilmiah, flavonoid merupakan senyawa dimana di dalamnya ada 15 atom karbon. Di dalamnya terdapat 8 varian polymethoxyflavone dan yang tertinggi adalah dimethoxyflavono sebesar 5,7. Itu kemudian kami kembangkan hasil penelitian menjadi produk kesehatan bernama Oxyfla; Aphrodisiac Activity,” bebernya.

Dia mengutarakan, dari ekstrak jahe hitam itu kemudian dikemas berbentuk kapsul. Tujuannya untuk mempermudah dalam pengemasan, konsumsi, dan terjaga kehigienisannya. Serbuk itu diperoleh melalui ekstraksi menggunakan percolator dan diproses melalui alat kristalisator.

“Khasiatnya cukup banyak bagi kesehatan, baik dewasa pria maupun wanita. Di antaranya memberikan efek aprodisiak dimana bisa menambah stamina serta vitalitas. Jika orang awam bilangnya itu layaknya viagra alami. Sehingga tidak menampik, produk pengembangan kami tersebut terkesan menonjol pada fungsi itu,” terang Prof Etty.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved