13 Atlet Paralympic Kudus Bertarung di Pekan Paralympic Provinsi Jateng di Solo

Dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, atlet asal Kudus hanya mengikuti enam cabang.

13 Atlet Paralympic Kudus Bertarung di Pekan Paralympic Provinsi Jateng di Solo
Dok Pemkab Kudus
Atlet Paralympic Kudus pada ajang Perpaprov III Jateng di Solo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebangak 13 atlet paralympic asal Kudus ikut andil dalam Pekan Paralympic Provinsi (Perpaprov) III Jateng di Solo.

Dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, atlet asal Kudus hanya mengikuti enam cabang.

Yaitu tenis meja, angkat berat, atletik, catur, panahan, dan bowling.

Ketua National Paralympic Commitee (NPC) Kudus Sugiarto mengatakan, pada ajang Perparov kali ini Kudus hanya menargetkan meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Baca: 32 Atlet NPC Klaten Siap Tanding di Pekan Paralympic Provinsi Jateng III di Solo

Target tersebut dinilai realistis. Jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain, Kudus dirasa tertinggal dengan daerah yang memiliki atlet paralympic nasional.

Pada hari pertama, Rabu (14/11/2018) Kudus telah berhasil meraih satu medali perak.

Medali tersebut diraih oleh Noor Alim atlet angkat berat kelas 60 kilogram.

Dia berhasil mengangkat beban seberat 60 kilogram pada angkatan ketiga.

Dia kalah dengan atlet asal Solo, Eko Supriyanto yang berhasil mengangkat beban seberat 120 kilogran pada angkatan ketiga.

Menurutnya, pada hari ini terdapat beberapa pertandingan.

Misalnya angkat berat, atletik, tenis meja, panahan, bowling, dan catur.

"Besok, kami di cabang angkat berat ada Rani Puji Astuti peraih medali perunggu pada ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta. Harapannya bisa mendapat emas," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved