Nafa Urbach Dipanggil Bawaslu Magelang Karena Dianggap Kampanye Pakai Mobil Pelat Merah,

Gara-gara memakai mobil truk berplat merah Nafa Urbach harus berurusan dengan Bawaslu.

Nafa Urbach Dipanggil Bawaslu Magelang Karena Dianggap Kampanye Pakai Mobil Pelat Merah,
Aktris Nafa Urbach ditemui saat kunjungannya ke redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta, Senin (16/4/2018). Nafa Urbach mengunjungi Tribunnews untuk mempromosikan film horor barunya berjudul Kembang Kantil. TRIBUNNEWS/RIA ANASTASIA 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG -- Gara-gara memakai mobil truk berplat merah Nafa Urbach harus berurusan dengan Bawaslu.

Artis cantik yang juga penyanyi Nafa Urbach diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, setelah diduga melakukan pelanggaran ketentuan kampanye.

Nafa merupakan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI yang diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Daerah pemilihan (Dapil) 6 Jawa Tengah.

Dapil ini meliputi wilayah Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Temanggung, Wonosobo dan Purworejo.

Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun mengungkapkan, Nafa Urbach dan tim kampanyenya diduga melanggar Pasal 280 junto pasal 521 UU 7 tahun 2017 karena menggunakan mobil pelat merah dalam kegiatan kampanye.

"Nafa Urbach dan tim kampanyenya diduga melakukan kampanye bentuk lain, berupa baksos pembagian air bersih kepada masyarakat Dusun Kenteng, Desa Bawang, Kecamatan Tempuran, 27 Oktober 2018 lalu," jelas Fauzan, Rabu (14/11/2018).

Mereka mengajukan bantuan air bersih kepada BPBD Kabupaten Magelang pada bulan September 2018 lalu, namun belum bisa dipenuhi karena air bersih masih tersedia.

Baca: BMKG Pasang Alat Peraga di Taman Pintar Untuk Kenalkan Potensi Bencana ke Generasi Muda

Kemudian, akhir Oktober 2018, kata Fauzan, tim kampanye Nafa menghubungi BPBD kembali untuk menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat Bawang, Kecamatan Tempuran, yang memang sedang mengalami kekeringan.

"Saat BPBD menyalurkan bantuan air bersih, mereka memasang Alat Peraga Kampanye (APK) berbentuk spanduk di mobil tangki air BPBD. Padahal mobil BPBD merupakan kendaraan milik pemerintah yang tidak boleh digunakan untuk kegiatan kampanye," tandas Fauzan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh menambahkan, Nafa sedianya diminta klarifikasi pada 5 November 2018, namun tidak hadir dengan alasan sedang syuting acara di salah satu stasiun TV swasta nasional.

Kemudian Nafa diwakili oleh perwakilan tim kampanyenya. Pihaknya juga sudah meminta klarifikasi sejumlah warga dan petugas BPBD Kabupaten Magelang. "Kemudian Nafa sendiri hadir tadi siang, Rabu (14/11/2018)," ucap Habib.

Baca: Gempa : Mamasa Diguncang Gempa Beberapa Kali Secara Beruntun

Pihaknya meminta para caleg dan tim kampanye untuk mematuhi ketentuan kampanye sesuai diatur UU 7 tahun 2017, PKPU 33 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, terutama perihal larangan dalam kampanye serta aturan pemasangan APK dan penyebaran Bahan Kampanye (BK).

"Metode kampanye sudah diatur dalam UU 7 tahun 2017 dan PKPU. Pelanggaran atas larangan dalam kampanye juga sudah diatur dengan jelas. Kami mendorong caleg dan tim kampanye untuk mematuhi ketentuan yang ada. Sudah menjadi tugas Bawaslu untuk menegakkan aturan kampanye," kata Habib. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kampanye Pakai Mobil Pelat Merah, Nafa Urbach Dipanggil Bawaslu Magelang"

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved