Liputan Khusus

Geliat Bisnis Hostel untuk Wisatawan Backpakeran Suka Menginap di Kamar Murah Dekat Kota Semarang

Memang di Kota Semarang sudah terdapat sekitar 60 hotel berbintang yang siap menampung wisatawan

Geliat Bisnis Hostel untuk Wisatawan Backpakeran Suka Menginap di Kamar Murah Dekat Kota Semarang
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Hostel Imam Bonjol Semarang 

SEMARANG, TRIBUN - Memang di Kota Semarang sudah terdapat sekitar 60 hotel berbintang yang siap menampung wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun demikian ada juga wisatawan yang lebih memilih menginap di hostel, dengan fasilitas sederhana dan harga lebih murah.

Nah, peluang untuk menyediakan kamar hostel posisi strategis dan fasilitas cukup, harga terjangkau, dimanfaatkan oleh beberapa pemilik kos-kosan.

Sebut saja Tajuddin M.Z yang memiliki kos-kosan di Jalan Lemah Gempal 1/713, Semarang, yang kemudian mengubah kamar-kamar itu menjadi hostel. Dan kemudian menghasilkan lebih banyak uang dalam hitungan hari.3

Sudah satu setengah tahun ini ia mengalihfungsikan sebagian usaha kamar kosnya menjadi hostel. Upaya ini dilakukan karena melihat potensi bisnis yang cukup besar seiring perkembangan online travel.

Menurutnya, seperti halnya fashion, tempat penginapan pun terus berkembang. Sekarang ini trendnya konsumen tidak lagi membutuhkan suasana mahal dengan kelengkapan fasilitas. Mereka lebih suka hal-hal simple, dan sederhana.

"Ibaratnya cuma numpang tidur, yang penting tersedia fasilitas pokok seperti air, listrik, tempat tidur, lemari, serta kondisi bersih. Itu sudah cukup bagi mereka," kata pria kelahiran Baturaja, Sumatera Selatan ini, Minggu (18/11).

Tajuddin mengaku hanya melakukan promosi lewat satu jasa online travel yaitu booking.com. Selebihnya pemasaran dilakukan dari mulut ke mulut.

"Belum ada niatan menambah online travel karena takut terlalu repot. Sedangkan untuk biaya ke online travelnya sekitar 10 persen dari nilai atau harga kamar yang laku terjual," terang dia.

Sekarang ini, Tajuddin M.Z mempunyai tujuh kamar hostel dengan nama Rumah Nyaman Kos dan Backpacker yang juga digunakannya sebagai tempat tinggal, berada di Jalan Lemah Gempal 1/713, Semarang. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya hanya ada lima kamar.

"Awalnya ini dulu kos-kosan semua, total ada 17 kamar. Tapi kemudian lima kamar saya alih fungsikan menjadi hostel dan terus berkembang dengan sekarang tujuh kamar hostel dan 10 kamar untuk kos-kosan," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved