Mahasiswa FPIK Undip Menggelar Al-Bahrain Islamic Fair Berkonsep Gelar Tabligh Akbar

KMF Al-Bahrain FPIK Undip, mengadakan acara ALIF (Al-Bahrain Islamic Fair) 2018 dengan konsep Tabligh Akbar.

Mahasiswa FPIK Undip Menggelar Al-Bahrain Islamic Fair Berkonsep Gelar Tabligh Akbar
Istimewa
UKMF Al-Bahrain FPIK Undip, mengadakan acara ALIF (Al-Bahrain Islamic Fair) 2018 dengan konsep Tabligh Akbar, di Masjid Kampus Universitas Diponegoro, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Untuk membangkitkan gairah pemuda islam dalam menghadapi perubahan dunia, perkumpulan mahasiswa yang tergabung dalam UKMF Al-Bahrain Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, mengadakan acara ALIF (Al-Bahrain Islamic Fair) 2018 dengan konsep Tabligh Akbar, di Masjid Kampus Universitas Diponegoro, Selasa (20/11/2018).

Acara ini merupakan bagian dari acara UMF (Undip Muslim Fair), yang digelar oleh Insani, sebuah Lembaga Dakwah Kampus Undip.

“Peran pemuda terutama mahasiswa sebagai agent of change, untuk negara ini harus memiliki prinsip yang kuat. Baik dalam visi-misi hidup, keimanan, dan mindset, karena para pemuda Indonesia-lah yang kelak akan membawa negara ini menuju ke kehidupan yang lebih baik,” ucap Mas’ul Al-Bahrain FPIK Undip, Hafiz Maulavi Habban saat pembukaan.

Baca: Undip Semarang Buka Pendaftaran Calon Rektor Periode 2019-2024, Berikut Tahapannya

Dalam acara ini dimeriahkan oleh dua pemateri, yakni Ustadz Akbar Nazary Muhammad (Ketua Yayasan Majelis Dakwah Islam), yang menyampaikan materi tentang “Bangkitkan Ghiroh Pemuda dalam Semangat Dakwah”.

Ustadz yang berasal dari Bandung ini berpesan agar pemuda Islam harus bisa menghadapi perubahan dunia yang ada, dan dapat dilakukan dengan cara meluruskan niat setiap langkah hidup dan tetap istiqomah di Jalan Allah Swt.

Lalu, pemateri selanjutnya yakni K.H. Bahar Wirawan (Presiden Direktur PT Kemilau Bintang Timur, PT Giri Jaya Indonesia, PT Warna Agung Sejahtera, dan Pengasuh Ponpes Enterpreneur Al-Baihaqy), menyampaikan materi tentang “Muda Berkarya, Tua Bahagia”.

Ia berpesan bahwa prinsip hidup untuk sukses adalah DUET (Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal), serta pemuda harus berani berwirausaha tanpa takut merugi karena itu bagian dari jalan menuju keberhasilan.

“Acara ini merupakan wujud kepedulian pada pemuda yang tengah mencari motivasi. Terutama mahasiswa yang saat ini sering terpengaruh isu-isu sedang terjadi di masyarakat, yang akhirnya dapat menjauhkan diri pemuda dari Allah SWT dalam semangat memajukan bangsa," kata Ketua Pelaksana ALIF 2018, Firman Fauzan Koswara. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved