Pedagang Pasar Legi Butuh Listrik

Para pedagang yang rencananya menempatinya meminta ada instalasi listrik di pasar yang disiapkan Pemkot Solo tersebut.

Pedagang Pasar Legi Butuh Listrik
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Wali Kota Rudy memimpin pemindahan sebagian bangunan bekas pasar darurat Pasar Klewer di Alun-alun Utara Keraton menuju pasar darurat Pasar Legi Solo, Sabtu (3/11/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -- Pasar darurat Pasar Legi Solo selesai akhir November mendatang. Para pedagang yang rencananya menempatinya meminta ada instalasi listrik di pasar yang disiapkan Pemkot Solo tersebut.

Adanya listrik dianggap penting agar pasar tak gelap saat para pedagang berdagang pada sore hari atau saat mendung di musim penghujan.

Ketua Ikatan Kekeluargaan Pedagang Pasar Legi (Ikappagi), Tugiman memaparkan apabila tak ada instalasi listrik maka tak ada lampu yang terpasang di pasar darurat, membuat kondisi pasar menjadi gelap.

"Kondisi gelap di tengah cuaca mendung seperti ini, pedagang usul baik hanggar maupun kios bisa difasilitasi listrik untuk penerangan," ujarnya, Selasa (20/11).

Adapun, untuk pasar darurat ini tengah dibangun di Jalan Sabang, Jalan Monumen 45, dan di halaman Pasar Legi dalam bentuk hanggar.

"Untuk di hanggar ini sekarang sudah dipasangi atap, kondisinya sangat gelap. Oleh karena itu, perlu ada listrik untuk memberikan kenyamanan kepada para pedagang maupun pembeli," katanya

Ia memaparkan, adanya lampu juga dimaksudkan agar pembeli yang memilih barang tak kesulitan saat kondisi gelap karena mendung.

Banyaknya pedagang los yang diprediksi menempati hanggar dianggapnya membuat lokasi semakin gelap dan sumpek.

"Rencana penempatan pedagang los lantai dua nantinya berada di hanggar tersebut. Namun masih menunggu kebijakan dari pemkot soal teknis pembagiannya," papar Tugiman.

Ia pun menerangkan pasar darurat selesai lebih cepat, dengan fasilitas yang lengkap. "Pada dasarnya, semakin cepat maka semakin baik," ujar dia.

Pantauan di lapangan, hingga kemarin para pekerja sedang menyelesaikan pembuatan talang air.
Kepala Disdag Solo Subagiyo menjelaskan agar para pedagang tidak perlu khawatir dengan pemasangan instalasi listtik di pasar darurat.

"Fasilitas pendukung terus kami siapkan, sehingga saat hujan nanti tidak ada kendala terhadap pedagang yang menempati pasar darurat. Untuk penerangan sedang kita koordinasi dengan PLN," terangnya.

PasarLegiterbakar hebat, Senin (29/10/2018) sore. Sebanyak 00 lebih kios dipasar induk tersebut ludes. Sehaari kemudian,Pemkot Solo langsung mendirikanpasardarurat di tiga ruas jalan di Solo, menampung para pedagang, yakni di Jalan Sabang, Lumban Tobing, dan Halmahera. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved