CJIBF Tawarkan 65 Proyek Pemprov Jateng Terus Pacu Masuknya Investasi

Pemprov Jateng terus memacu pertumbuhan investasi. Hal itu antara lain lewat Central Java Investment Business Forum (CJIBF)

CJIBF Tawarkan 65 Proyek Pemprov Jateng Terus Pacu Masuknya Investasi
tribunjateng/akbar hari mukti
Prasetyo Ariwibowo saat memberi materi pada acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF), yang diselenggarakan di Hotel Solo Paragon Solo, Kamis (23/11/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pemprov Jateng terus memacu pertumbuhan investasi. Hal itu antara lain lewat Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang akan digelar pada 26 November 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Kegiatan promosi investasi berskala internasional itu menjadi langkah aktif yang diharapkan dapat mengenalkan potensi dan menarik minat investasi di provinsi ini.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin mengatakan, pelaksanaan CJIBF menggandeng sejumlah pihak meliputi Bank Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman modal, dan pemkab/pemkot se-Jateng.

"Sektor utama yang kami tawarkan pada CJIBF 2018 adalah pariwisata dan industri, didukung sektor lain yaitu pertanian, energi, infrastruktur, dan properti. Kami telah mengategorikan mana proyek yang siap ditawarkan, prospektif, dan potensial," katanya, Kamis (22/11).

Menurut dia, proyek yang siap ditawarkan dan prospektif dari kabupaten/kota di Jateng tercatat sebanyak 65 proyek, antara lain terdiri dari 39 proyek di sektor pariwisata, enam proyek di sektor pertanian.

Selain itu juga tercatat lima proyek di sektor industri, delapan proyek di sektor infrastruktur, dua proyek di sektor energi, dan lima proyek di sektor properti.

"Kami juga menawarkan 58 aset yang dimiliki Pemprov Jateng, BUMN (Perum Perhutani dan PTP IX), BUMD (PD Citra Mandiri Jawa Tengah dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah), dan Universitas Diponegoro Semarang," jelasnya.

Insentif

Taj Yasin menuturkan, satu insentif yang disediakan Pemprov Jateng untuk meningkatkan investasi adalah dengan membangun sistem pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan terintegrasi berbasis elektronik.

"Selain intensif pada bidang perizinan, dalam upaya mendorong minat investor kami terus memperbaiki sarana pendukung investasi, seperti infrastruktur bandara, pelabuhan, jalan tol, perkeretaapian, ketenagalistrikan, dan kawasan industri," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved