Hati-hati Jika Terlalu Sering Sakit Perut, dr. Yeap Chee Loong Gleneagles : Bisa Jadi Gejala Kanker

Sakit pada bagian perut sangatlah umum dialami oleh masyarakat Indonesia.

Hati-hati Jika Terlalu Sering Sakit Perut, dr. Yeap Chee Loong Gleneagles : Bisa Jadi Gejala Kanker
TRIBUN JATENG/INES FERDIANA
dr. Yeap Chee Loong, pembicara dalam Health Talk yang diadakan di PO Hotel Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sakit pada bagian perut sangatlah umum dialami oleh masyarakat Indonesia.

Namun, perlu diperhatikan jika gejala sakit perut tersebut berlangsung dengan jangka waktu yang lama.

Karena bisa saja penyebab sakit perut tersebut bukanlah penyakit umum seperti maag atau radang usus, tetapi kanker yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.

"Gejala awal dari kanker, terutama kanker perut sangatlah tidak spesifik. Bahkan gelajanya mirip dengan penyakit yang sering disebut maag. Padahal maag itu sendiri merupakan sebuah gejala, bukan penyebab.

Sehingga perlu diketahui apa yang menyebabkan maag itu sendiri. Apakah memang radang lambung atau malah kanker," ucap dr. Yeap Chee Loong, pembicara dalam Health Talk yang diadakan di PO Hotel Semarang, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya kesalahan yang sering terjadi di negara kawasan Asia Tenggara adalah kurangnya edukasi masyarakatnya tentang pentingnya general check up.

Karena satu-satunya cara untuk mengetahui kanker itu sendiri adalah lewat endoskopi.

"Gejala dari kanker organ pencernaan ini benar-benar umum. Tidak seperti kanker payudara yang memberikan gejala spesifik yang dapat dilihat. Dan kebanyakan pasien yang datang sudah pada stadium 3 atau bahkan 4. Padahal kanker pada stadium 4 itu sudah tidak dapat disembuhkan," ujar dokter subspesialis kanker perut dan usus rumah sakit Gleneagles Kuala Lumpur, Malaysia itu.

Ia menambahkan bahwa memang kemungkinan adanya kanker pada gejala sakit perut itu hanya 10%, 90% memang bukan karena kanker.

Namun, jangan pula menyepelekan angka persentase yang kecil untuk kelangsungan hidup ke depan.

Halaman
123
Penulis: Ines Ferdiana Puspitari
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved