BNI Catat Banyak Investor Baru Pemesanan ST-002 Lampaui Kuota

Instrumen sukuk negara tabungan seri ST-002 banjir peminat. Hal itu tercermin dari nilai pemesanan yang masuk di sejumlah mitra distribusi

BNI Catat Banyak Investor Baru Pemesanan ST-002 Lampaui Kuota
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Teller BNI Kantor Cabang Semarang menghitung uang secara manual. 

JAKARTA, TRIBUNJATENG.COM - Instrumen sukuk negara tabungan seri ST-002 banjir peminat. Hal itu tercermin dari nilai pemesanan yang masuk di sejumlah mitra distribusi hingga Kamis (22/11).

Sekadar informasi, kemarin merupakan hari terakhir penawaran ST-002 yang telah berlangsung sejak 1 November 2018. Pemerintah memasang target awal penjualan ST-002 senilai Rp 1 triliun. Sebelumnya, seri ST-001 diterbitkan Rp 2,58 triliun.

Pemerintah memang baru akan merilis hasil penjatahan pada Selasa (27/11). Meski demikian, sejumlah mitra mengklaim pemesanan melebihi kuota alias oversubscribed.

Misalnya, di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), total pemesanan hingga kemarin mencapai Rp 540 miliar. Angka itu melampaui target sebesar Rp 400 miliar.

General Manager Wealth Management BNI, Neny Asriani mengatakan, investor ST-002 di BNI cukup beragam, alias tidak didominasi kelompok usia tertentu.

"Cukup banyak pemesanan dari investor baru, tetapi investor lama masih mendominasi," katanya, kemarin.
Kesuksesan juga dinikmati PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang berhasil menjual ST-002 sebesar Rp 112 miliar hingga pagi kemarin.

Direktur Konsumer BTN, Budi Satria menyebut, angka itu telah melewati target yang dicanangkan pada awal penawaran, yakni Rp 50 miliar. Bahkan, kuota telah dinaikkan menjadi Rp 100 miliar.

"Penjualan produk surat utang di BTN selalu oversubscribed, sehingga bisa dikatakan produk tersebut sangat diminati investor," tuturnya.

Permintaan cukup besar juga dibukukan PT Bank Mandiri Tbk. Senior Vice President Wealth Management Group Bank Mandiri, Elina Wirjakusuma menyebut, pihaknya menargetkan penjualan ST-002 sekitar Rp 1,3 triliun-Rp 1,4 triliun. Sedangkan, hingga Rabu (21/11), nilai penjualan ST-002 telah mencapai Rp 1,31 triliun.

Sejauh ini, investor yang memesan ST-002 melalui Bank Mandiri cukup beragam, baik investor baru maupun investor lama yang sudah memiliki rekening Mandiri.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved