Panasonic Catat Kenaikan Penjualan AC

Pasar pendingin ruangan di Kota Semarang mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan salah satunya karena cuaca panas ekstrim

Panasonic Catat Kenaikan Penjualan AC
hermawan endra
Head of Branch Semarang PT. Panasonic Gobel Indonesia, Denny Chaniago (batik) menjelaskan produk si-BiRU di Panasonic Air Conditioning Centre Semarang, Kamis (22/11). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar pendingin ruangan di Kota Semarang mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan salah satunya karena cuaca panas ekstrim yang terjadi belakangan ini. Demikian disampaikan Head of Branch Semarang PT Panasonic Gobel Indonesia, Denny Chaniago, Kamis (22/11). 

Ia mencatat, di tahun ini Produk Air Conditioner (AC) Panasonic mengalami peningkatan 2-3 persen. Rata-rata penjualan setiap bulannya mencapai sekitar 2.000 unit. 

Menurutnya Semarang adalah kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia dengan aktivitas masyarakatnya cukup tinggi. 

Suhu udara rata-rata yang mencapai kisaran 24 hingga 36 derajat Celcius membuat masyarakat Semarang membutuhkan kenyamanan saat berada di rumah setelah melakukan aktivitas di luar ruangan, salah satunya AC. 

Hal ini membuat kebutuhan akan AC yang Iebih tangguh dan sejuk semakin meningkat. Sejauh ini AC menjadi produk elektronik dengan kontribusi penjualan terbesar di Panasonic dengan kontribusi 40 persen disusul produk lain seperti kulkas, TV dan lain sebagainya. 

Melihat kebutuhan tersebut, Panasonic hadir dengan rangkaian produk AC tangguh, yaitu si-BiRU dengan 4 tipe AC (CS/CU LN-5UKJ, CS/CU LN-7UKJ, CS/CU LN-9UKJ, CS/CU LN-12UKJ) yang memiliki banyak kelebihan untuk membantu masyarakat Semarang dalam menjalani kehidupanyang Iebih baik.

Sejak di launching Oktober 2018 ini, si-BiRU mencatatkan penjualan 1.000 unit untuk penjualan di area Semarang, meliputi Ambarawa, Pati, hingga Pekalongan. Sedangkan secara nasional telah laku sekitar 10 ribu unit. 

Harga si BiRU dibandrol mulai dari Rp3,5 juta untuk setengah PK. Hingga Rp4,5 juta untuk yang satu setengah PK. Sejauh ini penjualan paling banyak berasal dari rumah tangga dengan kontribusi 60 persen.

"Masing-masing kantor cabang ditargetkan bisa menjual 20 persen si BiRU dari berbagai produk AC yang dimiliki," ujarnya.  

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved