Indosat Ooredoo Uji Coba Jaringan 5G Melalui 3D-AR

Di usia 51, Indosat Ooredoo melakukan ujicoba pengalaman 5G yang inovatif yang pertama di Indonesia melalui 3D-AR (Augmented Reality).

Indosat Ooredoo Uji Coba Jaringan 5G Melalui 3D-AR
Kompas.com
Teknologi 5G 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program transformasi yang dicanangkan oleh perusahaan pada ulang tahunnya yang ke 51, menuntut Indosat Ooredoo harus meningkatkan teknologi yakni 5G.

Di usia 51, Indosat Ooredoo melakukan ujicoba pengalaman 5G yang inovatif yang pertama di Indonesia melalui 3D-AR (Augmented Reality).

Implementasi teknologi 5G pertama secara komersial di dunia, juga menjadi arah dari strategi Indosat Ooredoo dalam mengembangkan jaringannya ke depan.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan, sehingga Indosat Ooredoo berhasil melakukan uji coba teknologi 5G, sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan kami ke depan," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Minggu (25/11/2018).

Pihaknya berharap pemerintah terus memberikan dukungan, untuk dapat disinergikan dengan upaya yang dilakukan oleh para pelaku industri telekomunikasi secara keseluruhan dalam memberikan pengalaman teknologi terbaru bagi masyarakat Indonesia.

Chris Kanter menambahkan, pihaknya sangat bangga menjadi bagian dari Group Ooredoo yang menjadi pelopor pertama di dunia dalam menerapkan teknologi 5G ini secara komersial.

Rencana strategis pengembangan jaringan Indosat Ooredoo ke depan juga sejalan dengan Ooredoo Group untuk terus meningkatkan pengalaman pelanggan.

Berbagai upaya penerapan strategi pengembangan jaringan yang dilakukan saat ini dan ke depan berkomitmen untuk menghadirkan jaringan berkualitas video yang kompetitif bagi pelanggan di era komunikasi data.

"Uji coba 5G merupakan wujud kesiapan dan menjadi elemen penting dalam mewujudkan tujuan ini," katanya.

Dalam uji coba 5G ini, Indosat Ooredoo menjadi yang pertama di Indonesia melakukan demo 3D Augmented Reality Collaboration.

3D Augmented Reality Collaboration melalui 5G ini memberikan pengalaman interaktif dan kolaboratif dalam berkomunikasi ke level yang lebih tinggi.

Secara umum, Aplikasi kolaborasi 3D AR ini antara lain dapat digunakan di bidang edukasi dan customer support, untuk menghasilkan komunikasi visual yang lebih berkualitas dan efisien.(*)

Penulis: muh radlis
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved