KPU Kendal Daftarkan 10.534 Kotak Suara Miliknya ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang

KPU Kendal berencanmendaftarkan 10.534 kotak suara miliknya ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekalongan untuk dilelang.

KPU Kendal Daftarkan 10.534 Kotak Suara Miliknya ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Penjaga gudang KPU Kendal tengah menata Kotak suara yang akan dilelang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal saat ini memiliki 10.534 kotak suara yang berbahan aluminium.

Namun karena tidak akan digunakan lagi saat Pemilu, KPU Kendal mengajukan izin ke KPU Pusat untuk melakukan pelelangan kotak suara tersebut. 

Pada pemilu 2018, peran kotak suara yang berbahan aluminium akan digantikan dengan kotak suara yang terbuat dari bahan kardus yang telah kedap air.

Namun kotak suara tersebut hanya digunakan satu kali saja.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan jika izin tersebut sudah turun maka pihaknya segera mendaftarkan 10.534 kotak suara aluminium itu ke di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekalongan untuk dilelang.

"Yang dilelang hanya kotak suara saja, bilik suara (dari aluminium) masih dipakai untuk pemilu 2019," ungkapnya, Selasa (27/11/2018).

Tes CAT Perangkat Desa di Kendal Tak Keluar Nilainya, Camat dan TP3D Tolak Tes Ulang

Ketua Komisi A DPRD Kendal: Peserta yang Lolos CPNS Sedikit Maka Memang yang Berkompeten

Ia menambahkan untuk bilik suara dari aluminium itu akan tetap dipakai berdampingan juga dengan bilik suara yang terbuat dari kardus.

Namun sebagian besar yang digunakan adalah bilik suara yang terbuat dari kardus.

"Kotak suara baru yang berbahan kardus totalnya sebanyak 17.445 dan bilik suaranya yang dibutuhkan untuk pemilu sebanyak 13.780. Namun 3.477 diantaranya menggunakan bilik suara yang terbuat aluminium," jelasnya.

Hevy menambahkan bahwa kardus tersebut juga terdapat lubang berbentuk kotak yang telah tertutup dengan plastik agar para warga bisa memastikan tidak ada kecurangan pada kotak suara itu pada proses Pemilu.

“Kuncinya menggunakan Kabel ties. Tidak gembok. Jadi sekali pakai juga. Karena jika telah dibuka atau dirusak juga kan kelihatan," jelasnya.

Wiwid Dorong UMKM Kendal Berinovasi Dalam Pengemasan Produk

Sementara itu, Devisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kendal, Rokhimudin mengatakan uang hasil lelang tidaklah masuk pada kas KPU maupun digunakan KPU untuk kegiatan dari KPU.

"Uangnya masuk kas negara semuanya, tidak masuk ke kas kami. kami tidak menggunkan sepeserpun," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved