BUMDes Pekalongan Kembangkan Produk Unggulan Desa Lewat Kerjasama Pihak Ketiga

Puluhan UMKM dari 19 kecamatan ikuti bursa inovasi desa di Internasional Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

BUMDes Pekalongan Kembangkan Produk Unggulan Desa Lewat Kerjasama Pihak Ketiga
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Produk unggulan Kecamatan Petungkriyono dipamerkan dalam gelaran acara bursa inovasi desa di Internasional Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Rabu (28/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Puluhan UMKM dari 19 kecamatan ikuti bursa inovasi desa di Internasional Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Rabu (28/11/2018).

Berbagai produk olahan warga desa di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dipajang dalam gelaran acara tersebut.

Adanya BUMDes dirasa oleh pelaku UMKM sangat membantu dalam pengembangan produk-produk olahan yang berasal dari potensi alam sekitar desa.

Rojiin satu di antara warga Kecamatan Petungkriyono mengaku, adanya BUMDes yang membimbing warga desa membuka peluang usaha.

"Selain bercocok tanam, di desa kami hanya mengandalkan lokasi wisata sebagai pendapatan, namun adanya inovasi yang digagas oleh BUMDES membuka peluang perekonomian bagi warga," katanya.

Musim Hujan Datang, Warga dan BPBD Kota Pekalongan Kerja Bakti Hindari Banjir Rob

12 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan Siaga Bencana

Olahan gula aren yang menjadi unggulan di Petungkriyono, yang awalnya hanya dijual di pasar tradisional kini bisa dipasarkan melalui online.

"Sekarang gula aren kami dipasarkan melalui online, selain itu kemasan juga lebih baik, dan dengan adanya edukasi warga desa bisa mengolah gula aren menjadi gula bubuk atau gula semut yang diminati pembeli dari berbagai daerah," tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Afib Kepala Dinas PMD P3A dan PPKB menerangkan ada 68 UMKM yang mengikuti bursa inovasi desa.

"Kami berharap penggiat UMKM bisa terus berkembang dan bertambah jumlahnya, karena kami melakukan pendekatan ke masyarakat agar dapat menciptakan produk-produk inovatif yang berasal dari potensi desa masing-masing," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved